CEP Terpilih Karena Prestasi

by -208 views

Oleh: Tommy Turangan, SH.
Ketua Umum Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI)

 

Jakarta/transparansiindonesia.com – Keberhasilan dalam memimpin sebuah organisasi baik organisasi politik maupun organisasi pemerintahan pasti menjadi sebuah rujukan untuk menjadikan seseorang sebagai pemimpin, karena tanpa itu hanya akan menjadikan organisasi di pimpin oleh pemimpin yang hanya selalu tampil di media dengan janji manis tanpa prestasi.

 

Terpilihnya Christiany Eugenia Paruntu atau yang akrab di sapa dengan Tetty Paruntu adalah sebuah gambaran keberhasilan sosok pemimpin yang di nilai cakap dalam memimpin jalannya organisasi.

Tetty terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Sulawesi Utara di Menara Peninsula Hotel Jakarta, Senin (23/10/2017). Secara aklamasi, kader Golkar baik Ketua DPD II juga sayap partai menyatakan dukungan penuh kepada Tetty Paruntu memimpin Golkar Sulut.

Baca juga:  Tetty Paruntu Irup Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Samrat-2020

 

Terpilihnya perempuan kelahiran Manado, 25 September 1967 tersebut bukanlah tanpa sebab, karenaTetty pastinya adalah sosok kepala daerah juga kaderbpartau yang berhasil membuktikan kinerjanya dengan bagus sehingga jabatan sebagai ketua DPD Golkar 1 Sulawesi Utara pantas dan layak untuk di sandangnya.

 

Sebagai seorang pemimpin juga politisi, Tetty juga tidak luput dari berbagai serangan dari kanan kiri, depan belakang, atas bawah, namun dengan kepiawaian, kerja keras, tidak kenal menyerah, plus kejujuran yang di milikinya, Tetty mampu melewati segala persoalan dengan baik.

Baca juga:  Begini Profil Sekjend Partai Golkar Idrus Marham, yang Baru dilantik Menjadi Menteri Sosial

 

Dengan semakin naiknya karir politik Tetty Paruntu, di harapkan dapat menularkan benih-benih keberhasilan yang di lakukannya selama ini untuk dapat di rasakan Oleh masyatakat Lebih luas lagi, sehingga kehadiran Tetty akan lebih dapat di rasakan manfaat baiknya oleh masyarakat, Sulawesi Utara pada khususnya.

 

Selamat Bekerja Christiany Eugenia Paruntu !. Tugas yang semakin berat menantimu. Masyarakat menanti sentuhan tangan dan pemikiranmu.

(red-T2/TI)