Jokowi; ” Pengurus Gereja Ajak Warga Jemaat untuk Nyoblos”

SULUT1155 Views

Sulut, transparansiindonesia.co.id — Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para pengurus Gereja Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia untuk mengajak jemaatnya menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019. Menurutnya satu suara sangat berarti bagi arah bangsa Indonesia ke depan.

“Marilah kita berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), ajak teman, handai taulan, saudara, tetangga gunakan hak pilih kita,” kata Jokowi saat di Suttanraja Hotel Manado, pada Minggu 31 Maret 2019.

Jokowi memaklumi jika hari pencoblosan 17 April 2019, berdekatan dengan musim libur panjang, karena itu ia mengimbau agar masyarakat tidak pergi berlibur dulu pada hari H pencoblosan.

Baca juga:  Pengukuhan Rukun Minaesa Jakarta Berlangsung Khidmat, Merajut Iman, Budaya, dan Persaudaraan

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, masyarakat yang ingin liburan agar mengutamakan untuk datang ke TPS terlebih dahulu. “Nah,, hati-hati tolong ingatkan pada jemaat kita, agar tidak berlibur dihari Rabu, Rabu boleh berlibur, tapi nyoblos dulu, jam 8 datang ke TPS nyoblos, Jam 9 Nyoblos, jam 10 mau liburan terserah,” kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan pemerintah menggelontorkan dana yang sangat besar untuk menyelenggarakan Pemilu, oleh sebab itu suara-suara dari masyarakat yang memiliki hak pilih sangat diharapkan, “Hak pilih dari Bapak dan Ibu serta saudara-saudara sekalian menentukan arah Negara kedepan,” ucapnya.

Sebelumnya hasil survey Lembaga Centre for Strategic anda International Studies (CSIS) menunjukan sebanyak 7 persen jumlah daftar pemilih tetap atau DPT (sekitar 13 juta Pemilih) berniat liburan pada hari pencoblosan 17 April 2019, alasannya penyelenggaraan Pemilu ini dilakukan mendekati libur panjang.

Baca juga:  Proyek Pengaman Pantai Dengan Nilai Rp. 35 Miliar Diduga Asal Jadi, LSM-AMTI Desak APH Periksa

Pemerintah telah menetapkan hari pencoblosan sebagai hari libur bersama, sementara dua hari kemudian hari libur Jumat Agung memperingati wafatnya Isa Almasih, selanjutnya Sabtu dan Minggu merupakan hari libur rutin.

“Survey kami menunjukan 7 persen dari jumlah pemilih berencana liburan, jadi otomatis mereka enggak datang ke TPS dan tidak memilih,” ujar peneliti CSIS Arya Fernandez.

(red)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *