Jokowi; ” Pengurus Gereja Ajak Warga Jemaat untuk Nyoblos”

SULUT69 Dilihat

Sulut, transparansiindonesia.co.id — Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para pengurus Gereja Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia untuk mengajak jemaatnya menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019. Menurutnya satu suara sangat berarti bagi arah bangsa Indonesia ke depan.

“Marilah kita berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), ajak teman, handai taulan, saudara, tetangga gunakan hak pilih kita,” kata Jokowi saat di Suttanraja Hotel Manado, pada Minggu 31 Maret 2019.

Jokowi memaklumi jika hari pencoblosan 17 April 2019, berdekatan dengan musim libur panjang, karena itu ia mengimbau agar masyarakat tidak pergi berlibur dulu pada hari H pencoblosan.

Baca juga:  Raih Retel Faforit dan Retel Best Social Media, Begini Harapan Kedua Orang Tua Marcel Tendean

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, masyarakat yang ingin liburan agar mengutamakan untuk datang ke TPS terlebih dahulu. “Nah,, hati-hati tolong ingatkan pada jemaat kita, agar tidak berlibur dihari Rabu, Rabu boleh berlibur, tapi nyoblos dulu, jam 8 datang ke TPS nyoblos, Jam 9 Nyoblos, jam 10 mau liburan terserah,” kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan pemerintah menggelontorkan dana yang sangat besar untuk menyelenggarakan Pemilu, oleh sebab itu suara-suara dari masyarakat yang memiliki hak pilih sangat diharapkan, “Hak pilih dari Bapak dan Ibu serta saudara-saudara sekalian menentukan arah Negara kedepan,” ucapnya.

Sebelumnya hasil survey Lembaga Centre for Strategic anda International Studies (CSIS) menunjukan sebanyak 7 persen jumlah daftar pemilih tetap atau DPT (sekitar 13 juta Pemilih) berniat liburan pada hari pencoblosan 17 April 2019, alasannya penyelenggaraan Pemilu ini dilakukan mendekati libur panjang.

Baca juga:  Terkait Bantuan untuk 18.000 KK di Minsel, AMTI Sulut; "Harus Tepat Sasaran"

Pemerintah telah menetapkan hari pencoblosan sebagai hari libur bersama, sementara dua hari kemudian hari libur Jumat Agung memperingati wafatnya Isa Almasih, selanjutnya Sabtu dan Minggu merupakan hari libur rutin.

“Survey kami menunjukan 7 persen dari jumlah pemilih berencana liburan, jadi otomatis mereka enggak datang ke TPS dan tidak memilih,” ujar peneliti CSIS Arya Fernandez.

(red)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *