Dipimpin Franki Pasla, Distan Minsel Ikuti Rakernas Tanaman Pangan Tahun 2020

by -390 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Selatan Franki Pasla SE.MSi yang didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Brian Rantung SP.MSi mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Direktorat Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Rakernas tersebut digelar di The Margon Hotel Depok, 13-15 Januari 2020, dan dibuka langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Sahrul Yasin Limpo.


Keikut-sertaan Dinas Pertanian Minsel, yang dipimpin langsung oleh Kadis Pertanian Franki Pasla, guna peningkatan dan kemajuan pertanian di Kabupaten Minahasa Selatan, terlebih dibidang tanaman pangan dan holtikultura, dengan memanfaatkan segala kemudahan yang ada seperti Alsintan, benih unggul dan ditunjang dengan penyuluh pertanian yang berkualitas.

Baca juga:  Talud Jalan Perkebunan Desa Raratean Ambruk.

“Rakernas yang kita ikuti ini, dibuka langsung oleh Menteri Pertanian Pak Sahrul Yasin Limpo, dalam mendorong dan menberikan solusi bagi kemajuan pertanian di Indonesia, dan bagi Kabupaten Minahasa Selatan, berupaya dengan memanfaatkan setiap kemudahan yang ada guna meningkatkan perekonomian petani Minahasa Selatan,” ujar Franki Pasla.

Dikatakannya pula apa yang didapat dalam Rakernas tersebut, nantinya akan diimplementasikan setiap program pertanian kepada para petani guna kemajuan dan peningkatan hasil. Produksi pertanian.

“Kita akan selalu berusaha dengan inovasi untuk peningkatan pertanian minsel, dimana mayoritas warga Minsel merupakan berprofesi sebagai petani, memajukan pembangunan di Minahasa Selatan melalui sektor pertanian,” tambah Franki Pasla.

Baca juga:  Dilantik Joiske Wakas, Brian Rantung Resmi Pejabat HukumTua Desa Mopolo

Sementara itu dalam sambutan Menteri Pertanian, sebagaimana diutarakan Kabid TPH kepada awak media transparansiindonesia.co.id mengatakan bahwa Rakernas tersebut digelar guna membahas dan mengevaluasi kemajuan pertanian di Indonesia khususnya di sektor tanaman pangan dan holtikultura dengan bisa menemukan setiap harapan, dan mendorong untuk mampu menemukan solusi bagi kemajuan pertanian, serta harus menjaga kepercayaan.

(Hengly)*