“Kebersamaan Menguat di Tateli, Paskah RSUP Kandou Jadi Titik Refleksi Pelayanan Publik”.

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, KESEHATAN, SULAWESI UTARA,- Keluarga Besar Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. R.D. Kandou menggelar Perayaan Paskah 2026 Penuh Makna Spiritual Sekaligus Sarat Pesan Kemanusiaan.
Kegiatan Berlangsung di Mercy Water Park Tateli Pada Sabtu,(12/4/26), Menghadirkan Suasana Hangat, Harmonis, Serta Memperlihatkan Kuatnya Ikatan Emosional Antar Pegawai Dalam Satu Keluarga Besar Layanan Kesehatan Rujukan Utama di Sulawesi Utara.
Perayaan berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan rangkaian kegiatan terstruktur, mulai dari ibadah Paskah hingga aktivitas kebersamaan.
Kehadiran jajaran direksi, tenaga medis, tenaga penunjang, serta keluarga pegawai menciptakan atmosfer kebersamaan penuh sukacita.
Momentum tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan ruang refleksi mendalam bagi seluruh insan rumah sakit dalam memperkuat nilai pelayanan berbasis kasih.
Direktur Utama, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS hadir langsung bersama Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Penelitian Yune Laukati serta jajaran manajemen. Kehadiran pimpinan mempertegas dukungan institusi terhadap penguatan nilai spiritual sebagai fondasi pelayanan kesehatan.
Ibadah Paskah dipimpin oleh Pdt, Melky Tamaka, menghadirkan pesan teologis mendalam mengenai makna kebangkitan Kristus sebagai simbol kemenangan iman atas berbagai tantangan kehidupan.
Dalam khotbah, pendeta menegaskan bahwa peristiwa kebangkitan Kristus tidak hanya menjadi perayaan liturgis, melainkan panggilan moral bagi setiap individu untuk menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pelayanan kepada sesama.
Pesan khotbah menekankan pentingnya menghadirkan nilai kasih, pengorbanan, serta ketulusan dalam setiap tindakan pelayanan.
Tenaga kesehatan, sebagai garda terdepan dalam sistem kesehatan, diingatkan agar senantiasa mengedepankan empati, integritas, serta tanggung jawab profesional dalam menjalankan tugas. Kebangkitan Kristus dimaknai sebagai energi spiritual baru guna memperkuat komitmen pelayanan berkualitas kepada masyarakat luas.
Suasana ibadah berlangsung khidmat, diiringi pujian serta doa bersama.Seluruh peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh penghayatan, menciptakan nuansa religius sekaligus mempererat hubungan emosional antarpegawai lintas profesi.
Momen tersebut menghadirkan refleksi kolektif terkait pentingnya kolaborasi serta solidaritas dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas kebersamaan.
Panitia menyusun sejumlah agenda interaktif guna memperkuat komunikasi antarpegawai, termasuk permainan kelompok, sesi ramah tamah, serta makan bersama.Aktivitas tersebut dirancang untuk membangun sinergi serta memperkuat hubungan kerja dalam suasana nonformal.
Direktur Utama dalam sambutan menegaskan bahwa perayaan Paskah memiliki makna strategis bagi institusi pelayanan kesehatan. Spirit kebangkitan, menurutnya, harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan kerja tim, serta komitmen menghadirkan layanan kesehatan paripurna.
Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif panitia serta partisipasi aktif seluruh pegawai. Keterlibatan kolektif mencerminkan semangat kebersamaan kuat dalam lingkungan RSUP Kandou. Pimpinan rumah sakit juga menilai kegiatan tersebut mampu memperkuat fondasi organisasi berbasis nilai kemanusiaan serta spiritualitas.
“Perayaan Paskah menghadirkan pengingat mendalam mengenai pentingnya kerja kolektif, empati, serta pengabdian. Seluruh insan rumah sakit diharapkan mampu mengimplementasikan nilai tersebut dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Direktur Utama dalam sambutan resmi.
Lebih lanjut, Dirinya menekankan bahwa tantangan dunia kesehatan semakin kompleks, menuntut profesionalisme tinggi serta ketangguhan mental. Oleh sebab itu, penguatan nilai spiritual melalui kegiatan keagamaan dinilai penting guna menjaga keseimbangan antara kompetensi teknis serta integritas moral.
Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian turut menegaskan pentingnya membangun sumber daya manusia unggul melalui pendekatan holistik. Pengembangan kompetensi tidak hanya berfokus pada aspek akademik maupun teknis, melainkan juga pembentukan karakter berbasis nilai kemanusiaan. Perayaan Paskah, menurutnya, menjadi salah satu sarana efektif dalam memperkuat karakter tersebut.
Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen RSUP Kandou dalam membangun budaya kerja inklusif serta harmonis. Lingkungan kerja kondusif dinilai mampu meningkatkan produktivitas serta kualitas pelayanan kepada pasien. Kebersamaan antarpegawai menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika pelayanan kesehatan modern.
Sejumlah pegawai menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan kegiatan. Mereka menilai perayaan Paskah tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga membuka ruang interaksi lintas unit kerja. Komunikasi informal selama kegiatan berlangsung dinilai efektif dalam membangun kedekatan serta mengurangi sekat antarbagian.
Momentum kebersamaan di luar lingkungan kerja formal menghadirkan suasana berbeda, mempererat hubungan personal antarpegawai. Kondisi tersebut diyakini berdampak positif terhadap koordinasi kerja sehari-hari, terutama dalam situasi pelayanan yang membutuhkan respons cepat serta kolaborasi solid.
Selain memperkuat hubungan internal, perayaan Paskah juga menjadi sarana refleksi terhadap peran RSUP Kandou sebagai institusi pelayanan publik. Rumah sakit rujukan tersebut memegang tanggung jawab besar dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Sulawesi Utara serta kawasan timur Indonesia.
Dalam konteks tersebut, nilai kebangkitan Kristus dimaknai sebagai dorongan untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan. Inovasi pelayanan, peningkatan fasilitas, serta penguatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Kegiatan di Tateli tersebut juga memperlihatkan pentingnya keseimbangan antara pekerjaan serta kehidupan sosial.
Pegawai diberikan ruang untuk berinteraksi dalam suasana santai, memperkuat kesehatan mental serta meningkatkan motivasi kerja. Pendekatan tersebut dinilai relevan dalam menjaga kinerja optimal di tengah tekanan pekerjaan sektor kesehatan.
Panitia pelaksana menyusun kegiatan secara matang dengan memperhatikan aspek kenyamanan serta keamanan peserta. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa kendala berarti, mencerminkan koordinasi efektif antarunit kerja dalam menyukseskan agenda besar tersebut.
Perayaan Paskah 2026 akhirnya menjadi momentum berharga bagi keluarga besar RSUP Kandou dalam mempererat persaudaraan, memperkuat nilai spiritual, serta meneguhkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Semangat kebangkitan tidak berhenti pada seremoni, melainkan diharapkan terus hidup dalam setiap tindakan pelayanan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, RSUP Kandou kembali menegaskan posisi sebagai institusi kesehatan dengan orientasi pelayanan berbasis nilai kemanusiaan, Kebersamaan, empati, serta dedikasi menjadi pilar utama dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat luas di Sulawesi Utara.
Momentum Paskah 2026 pun meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Harapan baru, semangat baru, serta komitmen kuat menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan ke depan. Seluruh insan rumah sakit diharapkan mampu menjaga konsistensi nilai tersebut demi mewujudkan pelayanan prima serta berkelanjutan.
(kontributor sulut, Wahyudi barik)
