Atap Dan Plafon Ruang Kelas Bocor, Proses KBM Di SD Inpres Tompasobaru Satu Sering Terganggu

Minsel115 Dilihat

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Pemandangan kurang mengenakkan terlihat di dua ruangan kelas yang ada di SD Inpres Tompasobaru Satu.

Pemandangan tersebut terlihat pada plafon ruangan sekolah yang menjadi tempat aktivitas kegiatan proses kegiatan belajar mengajar.

Ada dua ruangan kelas yang terlihat plafonnya sudah bocor dan terlihat membusuk.

Hal tersebut akibat dari rembesan air hujan yang ternyata juga diakibatkan oleh atap seng sekolah yang sudah bocor pula, sehingga mengakibatkan ruang kelas sering kemasukan air hujan.

Hal tersebut, tentunya sangat menganggu aktivitas kegiatan proses belajar mengajar, apalagi ketika musim hujan, air rembesan masuk hingga membasahi lantai ruang kelas.

Baca juga:  Usulan Dan Perjuangan MEP Dan HYK, Akses Jalan Kakenturan - Linelean Segera Diperbaiki

Kepala SD Inpres Tompasobaru Satu, Mikaila N. Hariyati Wodong S.Pd., MPd., Gr mengatakan bahwa memang ada dua ruangan yang plafon dan atap sekolah sudah bocor dan berakibat pada air hujan merembes ke dalam ruangan kelas sekolah.

“Ada dua ruangan yang plafon dan atap seng sudah bocor, terlihat pula plafon sudah mulai membusuk oleh karena air hujan yang masuk dan hingga ke ruang kelas,” jelasnya.

Kepada awak media ini ketika diwawancarai pada Kamis (15/1), mengatakan sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah kabupaten Minahasa Selatan melalui dinas pendidikan untuk kiranya dapat melakukan perbaikan atap dan plafon SD Inpres Tompasobaru Satu.

Baca juga:  Wujudkan GISA, Squad Disdukcapil Minsel Sambangi Tompasobaru Untuk Pelayanan Adminduk

Karena, baginya kenyamanan dan keamanan selama proses kegiatan belajar mengajar adalah merupakan salah satu faktor penunjang dalam mewujudkan lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing melalui bangku pendidikan.

“Besar harapan kiranya akan ada perhatian dari pemerintah kabupaten Minahasa Selatan melalui dinas pendidikan dan kebudayaan untuk perbaikan dan rehabilitasi dua ruang kelas di sekolah kami, khususnya perbaikan atap seng dan plafon,” ujar kepala sekolah Mikaila Wodong. (Hen)*

Yuk! baca berita menarik lainnya dari TRANSPARANSI INDONESIA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *