Hari Ke-5 Epdeskel Kecamatan Tompasobaru, Tim Lakukan Evaluasi Di Desa Liandok Dan Karowa

Minsel1 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Hari ke lima pelaksanaan evaluasi perkembangan desa di Kecamatan Tompasobaru menyambangi desa Liandok, yang merupakan desa paling jauh dari ibukota kecamatan Tompasobaru.

Tim evaluasi perkembangan desa Kecamatan Tompasobaru dipimpin langsung oleh Camat Drs. Jemmy Loa bersama Sekretaris Kecamatan Feiby Sampow ST.

Evaluasi Perkembangan Desa Liandok, diawali dengan laporan singkat dari Penjabat HukumTua desa Liandok Efraim Monareh.

Dimana beliau menyampaikan dan melaporkan terkait kondisi dan situasi perkembangan desa, termasuk jumlah penduduk, luas wilayah, keadaan situasi kamtibmas dan progres pembangunan desa.

Ia pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menunjang kegiatan Epdeskel di desa Liandok, dengan merespon himbauan pemerintah untuk melaksanakan kebersihan di lingkungan masing-masing.

Setelah laporan dari penjabat HukumTua, dilanjutkan dengan evaluasi dan penilaian dilapangan, dimana tim yang didampingi oleh para perangkat desa bersama mahasiswa KKT Unsrat meninjau dan melihat langsung kesiapan dan persiapan masyarakat dalam kegiatan Epdeskel.

Kebersihan lingkungan, membuat pagar didepan rumah merupakan salah satu hal atau item yang dinilai oleh tim Epdeskel, dan juga melihat bagaimana partisipasi aktif masyarakat dalam merespon himbauan pemerintah untuk mendukung kegiatan Epdeskel.

Baca juga:  Pasca Konferda PDI-P Sulut, Litoy Kecewa Struktur Kepengurusan DPC PDI-P Minsel

Selanjutnya Camat Drs. Jemmy Loa dalam evaluasinya menyampaikan mengapresiasi kerjasama dari pemerintah dan masyarakat desa Liandok yang dengan siap menghadapi Epdeskel, sehingga capaian Epdeskel di desa Liandok sangat baik.

Selanjutnya Camat Jemmy Loa mengatakan bahwa kegiatan evaluasi perkembangan desa telah dilaksanakan di desa Liandok, namun ia berpesan agar warga masyarakat bersama pemerintah untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, karena bukan tidak mungkin desa Liandok yang akan mewakili Kecamatan Tompasobaru di tingkat Kabupaten Minahasa Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Jemmy Loa mengajak sekaligus memotivasi jajaran pemerintah desa untuk terus mengoptimalkan pelayanan kemasyarakatan.

Setelah kegiatan Epdeskel di desa Liandok, dilanjutkan kegiatan Epdeskel di desa Karowa, hal yang sama juga disampaikan oleh Penjabat HukumTua desa Karowa, Noldi Lomban SE.

Ia berterima kasih dan mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam kegiatan Epdeskel dengan merespon himbauan pemerintah melakukan bersih-bersih lingkungan.

Begitupun dengan Camat Drs. Jemmy Loa yang mengapresiasi semangat kebersamaan dari pemerintah dan masyarakat desa Karowa.

Evaluasi Perkembangan Desa merupakan penilaian sistematis terhadap penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan di tingkat desa untuk mengetahui status perkembangannya (cepat berkembang, berkembang, atau kurang berkembang).

Tujuannya adalah untuk mengukur efektivitas pembangunan, tingkat kesejahteraan masyarakat, kemandirian, dan daya saing desa sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih baik, sering kali menjadi bagian dari persiapan untuk Lomba Desa.

Baca juga:  Wujud Legislator Yang Benar-benar Representasi Rakyat, NVM Serap Aspirasi Warga Maesaan

Aspek yang Dievaluasi yakni mencakup berbagai dimensi kehidupan desa, antara lain:

Pemerintahan: Efektivitas pelayanan dan pengelolaan administrasi desa.

Kewilayahan: Pemanfaatan potensi wilayah, lingkungan, dan sumber daya alam.

Kemasyarakatan: Pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan, serta kesejahteraan masyarakat (pendidikan, kesehatan, sosial, budaya).

Proses dan Pelaksanaan

Evaluasi Mandiri:

Desa melakukan penilaian awal menggunakan instrumen yang disediakan, seringkali melalui aplikasi khusus seperti EPDeskel.

Verifikasi dan Validasi:

Tim dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi melakukan verifikasi data dan validasi lapangan.

Hasil evaluasi di tingkat desa akan dibawa ke jenjang berikutnya (kecamatan, kabupaten, provinsi).

Beberapa manfaat dari evaluasi perkembangan desa antara lain;

Mengetahui kekuatan dan kelemahan desa.

Menjadi dasar pengambilan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

Menjadi acuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing desa.

Memfasilitasi keikutsertaan desa dalam kompetisi (Lomba Desa).

Sehingga secara ringkas, evaluasi perkembangan desa adalah alat ukur penting untuk memastikan desa terus maju, mandiri, dan memberikan pelayanan terbaik bagi warganya. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *