“Rufelo Tumembow raih Best of the Best, Adhyaksa Sulut berjaya”.

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, HUKRIM, MANADO,- Prestasi membanggakan ditorehkan Kontingen Tim Adhyaksa Sulawesi Utara setelah berhasil membawa pulang 15 medali dari ajang Kejuaraan Nasional Karate Kejaksaan Agung Cup Gojukai 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 25–27 Agustus 2026.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Januarius Bolitobi, SH., mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi jajaran Kejati Sulut, terlebih prestasi para atlet berhasil mengharumkan nama Sulawesi Utara sekaligus institusi Kejaksaan pada kompetisi olahraga tingkat nasional.
“Kontingen Tim Adhyaksa Sulawesi Utara berhasil menunjukkan kemampuan terbaik dengan meraih 15 medali, terdiri dari tiga medali emas, empat medali perak, serta delapan medali perunggu. Prestasi tersebut tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Januarius.
Menurutnya, torehan medali tersebut bukan sekadar pencapaian angka, melainkan merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan, kerja keras, mental bertanding serta kekompakan seluruh anggota kontingen selama mengikuti kompetisi.
Januarius menyampaikan, salah satu pencapaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan atlet Rufelo Tumembow meraih penghargaan Best of the Best pada kategori Kumite Kadet Putra.
“Penghargaan Best of the Best yang diraih Rufelo Tumembow menjadi pencapaian istimewa bagi Kontingen Tim Adhyaksa Sulut. Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa atlet kita mampu bersaing sekaligus menunjukkan kualitas terbaik di tingkat nasional,” katanya.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan, rombongan kontingen kemudian kembali ke Manado dan tiba melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi. Kedatangan para atlet disambut hangat jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, mulai dari para Asisten, Koordinator, jajaran pegawai hingga keluarga atlet yang telah menunggu di bandara.
Suasana penyambutan berlangsung penuh keakraban. Ucapan selamat serta apresiasi diberikan kepada para atlet dan seluruh anggota kontingen sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka selama mengikuti Kejurnas Karate Kejaksaan Agung Cup Gojukai 2026.
Januarius menilai keberhasilan Kontingen Tim Adhyaksa Sulut patut diapresiasi karena para atlet tidak hanya membawa misi meraih prestasi, tetapi juga membawa nama baik Sulawesi Utara serta institusi Kejaksaan dalam kompetisi berskala nasional.
“Keberhasilan tersebut merupakan buah dari semangat, kerja keras, disiplin dan kekompakan. Para atlet telah memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Adhyaksa Sulawesi Utara di tingkat nasional,” tuturnya.
Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai sebuah keberhasilan dalam satu kejuaraan, melainkan menjadi pijakan bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga konsistensi latihan serta mempertahankan sportivitas dalam setiap kompetisi.
“Prestasi yang telah diraih hendaknya menjadi motivasi untuk terus berkembang. Jangan cepat puas, karena masih banyak kompetisi serta tantangan yang harus dihadapi ke depan,” kata Januarius.
Lebih jauh, Kejati Sulut juga berharap keberhasilan para atlet dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda di Sulawesi Utara agar menjadikan olahraga sebagai ruang untuk membangun karakter, kedisiplinan, mental kompetitif serta prestasi positif.
Menurut Januarius, olahraga tidak hanya berbicara mengenai kemenangan, tetapi juga membentuk karakter seseorang melalui proses latihan, kepatuhan terhadap aturan, kemampuan mengendalikan diri serta penghormatan terhadap lawan.
“Semoga prestasi Kontingen Tim Adhyaksa Sulawesi Utara dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi. Raihan 15 medali serta penghargaan Best of the Best merupakan bukti bahwa kerja keras, disiplin dan semangat pantang menyerah mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.
(kontributor sulut, Wahyudi barik)
