Polres Boltim dan Dinkes Perkuat Sinergi, Kesehatan Personel Jadi Perhatian Utama

“Kapolres Boltim AKBP Golfried: Anggota Sehat, Pelayanan kepada Masyarakat Semakin Optimal”.

Foto saat kegiatan berlangsung.
Foto saat kegiatan berlangsung.

TRANSPARANSIINDONESIA.CO.ID, HUKRIM, POLRES BOLTIM,- Menjaga kesehatan personel bukan sekadar kebutuhan individual, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Atas dasar tersebut, Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur (Polres Boltim) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menggelar pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi personel Polres Boltim.

Kegiatan berlangsung di Markas Komando (Mako) Polres Boltim, Jumat (25/9/2026), dengan mengedepankan prinsip deteksi dini dan pencegahan penyakit. Pemeriksaan kesehatan diberikan sebagai upaya memantau kondisi fisik maupun aspek kesehatan lainnya, sehingga setiap personel dapat mengetahui kondisi tubuh secara lebih menyeluruh.

Kolaborasi Polres Boltim bersama Dinkes Boltim tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergitas lintas sektor dalam membangun kesadaran kesehatan di lingkungan aparatur negara. Kondisi fisik yang prima menjadi salah satu faktor pendukung bagi personel kepolisian dalam menjalankan tugas dengan mobilitas tinggi serta menghadapi berbagai tuntutan pelayanan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Boltim, dr. Minarni Manoppo, M.Kes., melalui Penanggung Jawab Program CKG, Mega Selvia Mokodompit, SKM, menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik dasar.

Menurutnya, personel mendapatkan sejumlah layanan kesehatan yang dirancang untuk mendeteksi berbagai faktor risiko penyakit sejak awal.

Baca juga:  Tim URC Resmob Limango Bertindak Cepat, Pembawa Senjata Tajam Diamankan

“Pemeriksaan meliputi skrining penyakit tidak menular, pemeriksaan laboratorium seperti gula darah, asam urat dan kolesterol, tes fungsi paru, pemeriksaan kesehatan mata dan gigi, hingga skrining kesehatan jiwa serta status gizi,” jelas Mega di sela kegiatan.

Selain pemeriksaan, tim kesehatan juga menyediakan ruang konsultasi dan edukasi. Langkah tersebut dinilai penting agar personel tidak sekadar menerima hasil pemeriksaan, tetapi memahami kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh pengetahuan mengenai langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi, personel tidak hanya mengetahui hasil pemeriksaan, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana menjaga kesehatan secara mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinkes Boltim yang menghadirkan layanan kesehatan langsung di lingkungan Mako Polres Boltim.

Menurut Kapolres, pemeriksaan kesehatan secara berkala memiliki arti penting bagi personel Polri yang setiap hari menghadapi tuntutan tugas dengan tingkat mobilitas tinggi.

“Kesehatan adalah modal utama bagi setiap anggota Polri. Dengan cek kesehatan gratis ini, kita bisa mengetahui kondisi tubuh sejak dini. Jika ada keluhan atau indikasi penyakit, bisa segera ditindaklanjuti sebelum menjadi lebih serius,” ujar AKBP Golfried.

Baca juga:  Otban VIII Manado Pastikan Kepulangan 359 Jemaah Haji Sulut Berjalan Aman dan Lancar

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tidak menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai satu-satunya langkah dalam menjaga kebugaran. Kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat, menurutnya, harus dibangun secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya bergantung pada pemeriksaan berkala. Saya imbau seluruh personel untuk rutin berolahraga, menjaga pola makan dan menerapkan hidup sehat sebagai gaya hidup sehari-hari. Anggota yang sehat adalah kunci pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Pelaksanaan CKG berjalan tertib dan lancar. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi personel mengenai pentingnya pencegahan penyakit serta pengelolaan kesehatan secara berkelanjutan.

Melalui sinergitas Polres Boltim bersama Dinkes Boltim, kondisi kesehatan personel diharapkan dapat terus terpantau. Dengan kebugaran yang terjaga, personel Polri diharapkan mampu menjalankan fungsi perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Upaya preventif semacam tersebut sekaligus menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak terlepas dari kesiapan sumber daya manusia yang menjalankannya. Personel yang memahami serta menjaga kondisi kesehatan secara konsisten akan lebih siap menghadapi dinamika tugas kepolisian di tengah masyarakat.

 

(kontributor sulut, Wahyudi barik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *