Antrean Panjang Dan BBM Susah Didapat, LSM-AMTI Desak Polres Minsel Tindak SPBU-SPBU Nakal

Minsel, SULUT168 Views

MINSEL, TI – Permasalahan bahan bakar minyak (BBM) subsidi terus menjadi perhatian serius masyarakat yang selalu dikeluhkan oleh karena sering terjadinya antrean panjang dihampir semua SPBU-SPBU di Sulawesi Utara termasuk di Kabupaten Minahasa Selatan.

Pelayanan terhadap pengisian jerigen-jerigen di SPBU, sering membuat para sopir-sopir kendaraan jengkel dan marah oleh karena petugas SPBU terkadang lebih mengutamakan pengisian jerigen-jerigen.

Kondisi yang sering terjadi di hampir semua SPBU tersebut juga ikut menjadi sorotan dari lembaga swadaya masyarakat aliansi masyarakat transparansi indonesia (LSM-AMTI).

Ketua umum DPP LSM-AMTI, Tommy Turangan SH mengatakan bahwa kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pihak kepolisian terutama di Minahasa Selatan harus ada tindakan tegas dari Polres Minsel terhadap SPBU-SPBU yang lebih mengutamakan pelayanan jerigen daripada kendaraan.

Baca juga:  Sambut Itwasum Polri, Kapolres Kotamobagu Tegaskan Komitmen Peningkatan Layanan Publik

“Ada dugaan SPBU-SPBU bertindak dan melakukan penjualan BBM subsidi dengan harga diatas yang ditetapkan, tidak sesuai harga Pemerintah ini harus menjadi atensi serius Polres Minsel,” kata Tommy Turangan SH.

Hal tersebut dikatakan Turangan karena kali ini ramai terkait ada penjualan BBM yang tidak sesuai harga Pemerintah, hingga di eceran-eceran saja harga perbotol sudah naik sangat signifikan.

Jika kondisi ini terus berlangsung maka rakyat pula yang dibuat kesulitan, karena perekonomian rakyat juga akan terhambat oleh karena ketersediaan BBM yang berkurang.

Ia pun menduga bahwa BBM subsidi dikuasai oleh segelintir oknum-oknum yang menimbun BBM subsidi dan dijual ke industri.

Baca juga:  Tegas,,, Arthur Tumipa; Jangan Ada Pungli Dalam Pengambilan Ijazah Sekolah

“Dengan tegas kami minta agar Polres Minsel menindak tegas SPBU-SPBU nakal yang menjual BBM susah dengan harga tinggi dan juga melayani para mafia-mafia BBM dengan tangki-tangki modifikasi, untuk selanjutnya di jual ke industri dengan harga tinggi,” tegas Tommy Turangan SH. (T2)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *