Konsultasi Tahunan KPRS Hasilkan 5 Rekomendasi Utama, Siap Dibawa Dalam SMSI GMIM

SULUT118 Views

SULUT, TI – Konsultasi tahunan komisi pelaksanaan remaja sinode GMIM (KPRS GMIM) telah selesai dilaksanakan dan menghasilkan beberapa keputusan.

Konsultasi tahunan KPRS GMIM digelar di GMIM “Kamang” Kamanga, wilayah Tumompaso 1, pada 18-19 September 2026.

Perwakilan penatua remaja dari jemaat dan wilayah yang ada dilingkungan GMIM mengikuti kegiatan konsultasi tahunan yang dipimpin langsung oleh Ketua KPRS GMIM, Pnt. Michaela Elsiana Paruntu.

Adapun agenda kegiatan konsultasi tahunan KPRS GMIM yakni mengevaluasi pelayanan ditahun berjalan dan pula membahas dan merumuskan program kerja KPRS GMIM, serta membahas anggaran pendapatan dan belanja pelayanan remaja GMIM ditahun mendatang (2027).

Menjadi agenda terakhir diperiode pelayanan 2022-2026, kegiatan konsultasi tahunan KPRS GMIM tersebut menjadi momentum penting karena menjadi ajang penyelesaian pelayanan bagi kepengurusan KPRS periode 2022-2026, dibawah pimpinan Pnt. Michaela Elsiana Paruntu (MEP).

Dalam forum tersebut, juga dibahas dan dihasilkan beberapa keputusan yang akan direkomendasikan dalam sidang majelis sinode istimewa (SMSI) GMIM yang akan digelar pada beberapa pekan kedepan.

Baca juga:  Perjuangkan Hak Dan Kesejahteraan Buruh, MEP Bawa Aspirasi KB-PBI Ke DPR-RI

Ketua KPRS GMIM periode 2022-2026, Pnt. Michaela Elsiana Paruntu mengatakan bahwa dari hasil konsultasi tahunan tersebut disepakati beberapa rekomendasi yang akan dibawa dan disampaikan dalam SMSI nanti.

Terdapat 5 (lima) rekomendasi utama yang dihasilkan dan disepakati oleh peserta konsultasi selama pelaksanaan konsultasi tahunan KPRS GMIM:

1. Penetapan batas usia remaja GMIM menjadi 12 tahun hingga 17 tahun 364 hari.

2. Ketua BIPRA (Bapak, Ibu, Pemuda, Remaja, Anak) secara ex officio masuk dalam Badan Pekerja.

3. Mempertahankan keberadaan BPMW dengan memperkuat fungsi, transparansi, dan akuntabilitasnya.

4. Pembentukan Majelis Etik sebagai pengawal kode etik dan Tata Gereja GMIM.

5. Memperkuat perutusan Penatua BIPRA Jemaat dengan menjadikan seluruh Penatua BIPRA Jemaat sebagai peserta dalam Konsultasi Tahunan.

Lanjut Pena Micha mengatakan bahwa ia pun sangat berharap rekomendasi hasil kesepakatan bersama dalam konsultasi tahunan KPRS GMIM tersebut, dapat semakin memperkuat tata kelola organisasi serta menyatukan visi pelayanan remaja GMIM di masa depan.

Baca juga:  Pilkades Desa Kembes I Berlangsung Sengit, Dua Kandidat Bertarung Ketat Rebut Kepercayaan Warga

Melalui forum konsultasi tahunan KPRS GMIM, adalah wadah dalam menyatukan visi pelayanan terutama dilingkup pelayanan remaja GMIM, serta bagaimana menyiapkan langkah-langkah strategis dalam menghadapi periode pelayanan yang baru.

Lima rekomendasi utama yang disepakati oleh para peserta konsultasi tahunan KPRS GMIM, adalah bukti nyata kepemimpinan Micha Paruntu di pelayanan kategorial remaja sinode yang terus meningkatkan pelayanan dalam komitmennya memajukan remaja GMIM.

“Bagaimana kita menyatukan visi pelayanan, yah melalui wadah konsultasi remaja GMIM seperti ini, dan juga melalui forum ini adalah langkah yang tepat untuk kita menyiapkan langkah nyata dan strategis menghadapi periode pelayanan berikutnya, karena rapat konsultasi tahunan ini adalah merupakan yang terakhir dilaksanakan diperiode pelayanan 2022-2026,” ujar Micha Paruntu. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *