SMPN 2 Modoinding Terima Bantuan Revitalisasi, Deky; Guna Peningkatan Mutu Pendidikan Dan Tunjang KBM

Minsel, Pendidikan224 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Modoinding (SMPN 2 Modoinding) patut berbangga dan berbahagia menjelang tahun 2026.

Pasalnya sekolah yang dipimpin oleh kepala sekolah Deky Panungkelan S.Pd tersebut mendapat bantuan dari pemerintah melalui kementerian pendidikan dasar dan menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.

Bantuan yang diterima oleh SMP Negeri 2 Modoinding yang terletak di desa Palelon, Kecamatan Modoinding tersebut adalah revitalisasi sekolah.

Dari pantauan awak media ini disekolah tersebut pada Senin, 5 Oktober 2026, terlihat proses pelaksanaan revitalisasi sementara dikerjakan.

Program revitalisasi sekolah merupakan revitalisasi sekolah adalah program pemerintah untuk memperbaiki, membangun, dan meningkatkan kualitas sarana serta prasarana satuan pendidikan.

Hal tersebut dimaksudkan dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak.

Adapun program revitalisasi sekolah atau satuan pendidikan tujuan utamanya yakni memperbaiki ruang kelas yang rusak, perbaikan atap, perbaikan lantai, plafon, dan fasilitas lain seperti sanitasi (toilet).

Hal tersebut dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung proses belajar mengajar agar lebih optimal dan merata di semua wilayah termasuk di daerah yang masuk 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

Selain itu, program revitalisasi satuan pendidikan juga akan berdampak pada ekonomi lokal yakni dengan melibatkan masyarakat secara gotong royong dan swakelola dalam pelaksanaan pengerjaan pembangunan.

Revitalisasi di satuan pendidikan SMP Negeri 2 Modoinding berbandrol Rp. 1.090.261.000. yang bersumber dari dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2026.

Baca juga:  Proyek Revitalisasi SDN 014 Kuok Diduga Asal-asalan, LSM-AMTI Desak APH Periksa

Selaku pelaksana proyek revitalisasi sekolah adalah panitia pembangunan satuan pendidikan (P2SP) di SMPN 2 Modoinding, dan waktu pelaksanaan pengerjaan yakni selama 120 hari kalender.

Kepala SMP Negeri 2 Modoinding, Deky Panungkelan mengatakan sangat bersyukur oleh karena sekolah yang dipimpinnya tersebut mendapat bantuan revitalisasi ditahun 2026.

Dimana, bantuan tersebut tentunya sangat membantu pihak sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar, serta kegiatan akademik di SMP Negeri 2 Modoinding.

Dijelaskannya juga bahwa sebelum dilakukan revitalisasi, banyak ruang kelas dan sarana penunjang sekolah yang sangat butuh perbaikan, sehingga masuknya bantuan revitalisasi tersebut sangat membantu pihak sekolah dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.

Proses pengerjaan revitalisasi di SMP Negeri 2 Modoinding dilakukan secara swakelola, dengan tetap memperhatikan kualitas pengerjaan dan bahan-bahan yang digunakan dalam pengerjaan revitalisasi.

“Untuk progres pelaksanaan pengerjaan revitalisasi sudah mencapai sekitar 60-an persen, pengerjaan atap sudah selesai tinggal pengerjaan plafon dan tehelnisasi serta finishing pengerjaan lainnya,” jelas Kepsek.

Kepsek Deky Panungkelan selanjutnya menyampaikan apresiasinya dan terima kasih kepada pemerintah melalui kementerian pendidikan dasar dan menengah Republik Indonesia yang telah memberikan bantuan revitalisasi bagi SMP Negeri 2 Modoinding.

Begitupun ia berterima kasih kepada pemerintah Provinsi melalui dinas pendidikan, serta pemerintah kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah menjadi bagian dari proses dan tahapan sehingga bantuan revitalisasi satuan pendidikan boleh ada di SMPN 2 Modoinding yang saat ini sedang dan sementara dilaksanakan pengerjaan.

Baca juga:  LSM-AMTI Sebut Sekretaris KPU Minsel Punya Peran Penting Dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah, Turangan; Bertindak Selaku KPA Dan PPK

Lanjutnya mengatakan bahwa nantinya bantuan revitalisasi sejumlah ruangan kelas tersebut akan berdampak positif pada kegiatan belajar mengajar dalam rangka dan upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di SMPN 2 Modoinding.

Ia pun berharap, dengan dibangunnya sarana dan prasarana penunjang pendidikan di SMPN 2 Modoinding akan dapat dimanfaatkan oleh setiap siswa, dan SMP Negeri 2 Modoinding dapat melahirkan manusia-manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing.

“Bangunan dan sarana prasarana yang telah dibangun, diperbaiki merupakan milik kita bersama, maka dari itu saya mengajak kita semua untuk dapat menjaga dan memelihara aset-aset sekolah yang digunakan oleh setiap peserta didik di satuan pendidikan SMPN 2 Modoinding,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, revitalisasi satuan pendidikan adalah program strategis yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana satuan pendidikan yang berkualitas melalui rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan sarana dan prasarana satuan pendidikan.

Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah di Indonesia memiliki sarana dan prasarana yang memadai bagi kelangsungan pembelajaran. (Hen)*

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *