Temui Ahok, Djarot Disarankan Maju Dalam Pigub Sumut

by -198 views

Jakarta/transparansiindonesia.com – Djarot Syaiful Hidayat mengunjungi Kota Pematang Siantar dalam rangka konsolidasi internal PDI Perjuangan bersama pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun yang bertempat di Siantar Hotel, Selasa siang,
26/12/2017.

Djarot menerangkan bahwa ia membawa keluarga ke Sumatera Utara selain silaturahmi dengan pengurus PDI Perjuangan, ia juga sekalian berlibur.

“Saya datang mau liburan sekaligus silaturahmi. Sebelum berangkat, saya ketemu dengan ibu Mega. Saya bilang saya mau ke Sumut. Ibu Mega bilang salam kepada seluruh kader PDI Perjuangan dan mengucapkan Selamat Natal bagi yang merayakannya.” ujar Djarot.

Selain itu, Djarot bercerita, bahwa sebelum ke Sumut, ia sempat bertemu dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang kini sedang menjalani masa penahanan.

Baca juga:  Diusung Koalisi Besar, FER Jadi Ketua Tim Pemenangan MEP-VT

Dalam pertemuan tersebut, Djarot mengatakan, bahwa Ahok mengetahui dirinya masuk radar untuk menjadi calon gubernur Sumatera Utara dan Kalimantan Timur. Ahok menyarankan agar Djarot “main” alias bertarung di Sumatera Utara.

“Pak Ahok bilang, kalau mau melanjutkan kinerja seperti di Jakarta, yang dimulai pak Jokowi kemudian dirinya (Ahok) dan dilanjutkan saya dengan menerapkan pola pemerintahan transparan. Betul-betul melayani, melibatkan seluruh warga. Disampaikan pak Ahok bahwa strategis untuk membangun Sumatera Utara.” ucap Djarot yang disambut tepuk tangan para pengurus PDI Perjuangan.

Begitupun, ia telah banyak diskusi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, namun Djarot belum bisa memberikan jawaban.

Baca juga:  Inilah ke-30 Nama Bacaleg Minsel dari Partai Golkar yang Resmi Didaftarkan ke KPU Minsel

Djarot menilai bahwa Provinsi Sumatera Utara sangat potensial untuk dikembangkan.

“Sumut sudah saatnya dipimpin oleh figur bersih. Karena ada yang bercerita kepada saya kalau dalam waktu 10 tahun terakhir kepala daerah di Sumatera Utara tersandung korupsi. Jadi di tahun 2018 ini sudah saatnya kader PDI Perjuangan memimpin Sumut. Sumut hebat harus dengan prinsip Gotong-Rotong.” terang Djarot yang disambut teriakan yel-yel “Merdeka” oleh pengurus PDI Perjuangan yang hadir.

Saat ditanyakan soal kesiapan Djarot bila diusung oleh PDI Perjuangan, ia menyatakan bahwa siapa pun kader PDI Perjuangan harus siap menjalankan amanah partai.  (red/TI)*