Dimediasi Anggota Kepolisian, Kasus Perselingkuhan di Desa Sapa Timur Berakhir Damai

by -187 views

Minsel/transparansiindonesia.com – Polsek Tenga melakukan proses mediasi terkait dengan kasus perselingkuhan yang melibatkan seorang pria beristri, WM (Wawan), 28 tahun, dengan seorang siswi sekolah menengah, Mawar (nama disamarkan), 18 tahun; keduanya merupakan warga Desa Sapa Timur Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.

Proses mediasi dilakukan di rumah Mawar (siswi SMA), oleh personil Bhabinkamtibmas Polsek Tenga Aiptu Herry Torar dengan melibatkan pemerintah Desa, tokoh agama, serta kedua pihak keluarga yang terlibat dalam permasalahan ini.

“Kita berupaya melakukan pertemuan melalui proses mediasi antara pihak keluarga lelaki WM dan keluarga perempuan yang diduga terlibat perselingkuhan; proses mediasi ini melibatkan Pemerintah Desa dan tokoh agama,” ungkap Aiptu Herry.

Baca juga:  CEP-FDW Serahkan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2019

Melalui rangkaian penyampaian pembinaan pihak kepolisian dan Pemerintah Desa Sapa Timur, kedua belah pihak keluarga yang berselisih paham akhirnya menyatakan kesepakatan damai dengan menandatangani surat pernyataan.

“Berakhir damai, dimana pihak lelaki maupun perempuan menyatakan kesepakatan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan,” pungkas Aiptu Herry.    (Hengly/TI)*

sumber/humas polres minsel