Majukan Daerahnya, Bupati Grobogan Libatkan Partisipasi Aktif Warga Perantauan

by -208 views

Jakarta, transparansiindonesia.com – Bupati Grobogan Sri Sumarni bertekad keras mengubah wilayahnya agar cepat maju seperti daerah sekitarnya. Berbagai cara ditempuh, antara lain dengan melibatkan partisipasi aktif para warganya yang menjadi perantau.

Sri Sumarni pun hadir langsung saat para perantau yang tergabung dalam wadah Paguyuban Rantau Grobogan (PRG) menggelar halal bi halal di GOR Simpanglima Purwodadi, Senin (18/6/2018).

Di depan ribuan para anggota PRG, Sri meminta perantau membantu mencarikan investor untuk membangun Kabupaten Grobogan. Dia menilai posisi dan peran PRG sangat strategis untuk menbantu memajukan daerah. “Mari bersama-sama mencari investor agar Grobogan cepat maju,” ujar dia.

Baca juga:  Walikota GSVL Hadiri Launching Calendar of Event (CoE) 2019 North Sulawesi

Sri mengungkapkan, selama sekitar tiga tahun kepemimpinannya, telah banyak perubahan yang dia lakukan seperti perbaikan jalan, penataan pasar, pengembangan kualitas hasil pertanian dan pemberdayaan UMKM serta pedagang kaki lima.

Kendati kemajuan sudah mulai tampak di berbagai bidang, namun dia menilai tugas mengubah Grobogan menjadi daerah yang makin diminati investor belum usai. “Cari investor, syukur-syukur yang asli Grobogan sehingga memahami kebutuhan rakyat sini,” pintanya di depan para anggota PRG.

Dia juga berharap para perantau yang memiliki jaringan ke para pengusaha untuk mencarikan bantuan lewat program corporate social responsibility (CSR). Menurutnya,  Pemkab Grobogan kini tengah menggulirkan berbagai program pembangunan yang membutuhkan anggaran besar.  Pelibatan pihak swasta, tandas politikus PDIP ini, diyakini akan sangat membantu mempercepat terealisasinya program.

Baca juga:  DPRD Minsel Paripurnakan LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2017

Ketua Umum PRG Kusnanto menyatakan komitmennya untuk membantu menyukseskan program-program bupati. Saat ini, anggota PRG aktif hampir mencapai 39.000 orang. Mereka tersebar di berbagai wilayah, termasuk di Hong Kong, Singapura, Arab Saudi dan Korea Selatan. “Pembangunan membutuhkan peran serta semua pihak, para perantau saya harus memiliki kontribusi yang positif terhadap daerahnya,” ujarnya.

(red/TI)*