Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 328/DGH Siap Amankan dan Pamerkan Alutsista Pada Festival Cross Border 2019

by -275 views

 

PAPUA, TRANSPARANSIINDONESIA.CO.ID – Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 328/DGH, Mayor Inf Erwin Iswari mengungkapkan bahwa pihaknya siap mengamankan sekaligus akan turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan pameran alutsista (alat utama sistem senjata) pada “Festival Cross Border tahun 2019” yang akan dilaksanakan pada tanggal 9-11 Mei 2019 mendatang di perbatasan RI-PNG yang digagas oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI). Hal itu disampaikan Erwin Iswari dalam rilisnya pada Jumat (26/4/2019).

Menurut Erwin bahwa salah satu tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk mengenalkan sektor-sektor potensial yang dapat menjadi daya tarik para pengunjung lokal maupun terhadap para pengunjung asing terhadap pariwisata yang ada di Papua.

Baca juga:  Lukas; "Jokowi Belum Obati Hati Warga Papua"

“Untuk mendukung kegiatan tersebut, Satgas Pamtas (RI-PNG Yonif 328/DGH, red) akan mengirimkan satu orang perwira yaitu Kapten Inf Rezky Pandu untuk mengikuti rapat dari Dinas Pariwisata di Gedung PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Skouw Batas,” ujar Erwin Iswari.

“Sebagai pasukan yang tergelar di wilayah perbatasan ini, seluruh jajaran Yonif Para Raider 328 siap untuk mengamankan kegiatan Festival Cross Border 2019 tersebut,” Erwin menambahkan.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Reg III Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar RI Muh, Ricky Fauziyani mengatakan bahwa dalam edisi perdana di tahun 2019 ini pihaknya akan menampilkan artis dan hiburan yang dapat menarik minat wisatawan luar.

Baca juga:  Pemda Pegunungan Bintang Sosialisasi PERPRES No.12/2021 "Terbaru" Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

“Rencananya akan kami laksanakan pada tanggal 9-11 Mei 2019. Di tahun 2018 juga pernah kita laksanakan event ini dan dapat menyedot 4000-5000 pengunjung wisatawan asal PNG, kami juga bekerja sama dengan pihak Satgas Pamtas bersama Imigrasi untuk membantu dalam mencegah masuknya warga dari PNG yang tanpa disertai dokumen seperti Passport,” terangnya.

Terpisah, Kapten Inf Rezky Pandu menjelaskan bahwa dalam kegiatan Festival nanti, untuk mencegah masuknya pelintas batas illegal, pihaknya akan melakukan pengamanan bersama pihak Imigrasi Skouw dan secara khusus juga akan turut berpartisipasi dengan menampilkan Alutsista untuk mengenalkan TNI kepada rakyat. *

(ALEX/TRANSPARANSI INDONESIA)*