Tetty Paruntu Gelar Acara Buka Puasa bersama di Pendopo Rudis Bupati Minsel

Minsel51 Dilihat

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Penerintah Kabupaten Minahasa Selatan, mengadakan acara buka puasa bersama dengan umat muslim yang ada di Minahasa Selatan.

Acara buka puasa bersama Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, dengan Para Imam Masjid, BTM, majelis ta’klim, dan kaum duafa tersebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Minsel, pada Kamis, 23 Mei 2019.

Bupati Tetty Paruntu (sapaan akrbanya -red) dalam sambutan mengatakan agar kiranya makna bulan puasa ditahun ini, akan semakin meningkatkan iman ketaqwaan umat muslim di Minahasa Selatan, dan lebih dari itu semangat kekeluargaan dan kebersamaan dalam kebergaman, diMinahasa Selatan semakin kokoh dalam satu rasa persatuan dan kesatuan.

Baca juga:  Disnakertrans Minsel Buka Loket Pelayanan Informasi Pasar Kerja

“Kiranya dibulan puasa ini, akan semakin meningkatkan iman ketaqwaan umat muslim di Minahasa Selatan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Bupati Tetty Paruntu.

ia pun mengajak kepada para Imam, pengurus Masjid, untuk mampu menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan umat di Minahasa Selatan, menjaga persatuan dan kesatuan, tidak terpancing dengan isu-isu hoax, tapi mampu menjadi penyejuk ditengah-tengah masyarakat dan jamaah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, saya mengucapkan Selamat menunaikan Ibadah Puasa, bagi mereka yang menjalankannya, dan selamat menyambut hari kemenangan, hari raya lebaran atau Idul Fitri,” tambah Bupati Cantik ini.

Baca juga:  Polres Minsel Gelar Deklarasi Pemilu Damai di 29 Kecamatan dalam Wilayah Tugas Polres Minsel

Dalam kesempatan acara buka puasa bersama tersebut, Bupati Tetty paruntu menyerahkan bingkisan kepada kaum duafa yang hadir dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Kapolres Minahasa Selatan, AKBP F.X Winardi Prabowo SIK, Pabung Minsel Jemmy Lotulong, unsur Forkopimda Minsel, beberapa kepala SKPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Imam, BTM, serta warga muslim yang ada di Minahasa Selatan.

(Hengly)*