AMTI Riau : Pekerjaan Drainase Kelurahan Lipat Kain Dikeluhkan Warga Jalan Manunggal

by -133 views

AMTI Riau : Pekerjaan Drainase Kelurahan Lipat Kain Dikeluhkan Warga Jalan Manunggal

 

KAMPAR KIRI,Transparansi indonesia.co.id Pemerintahan Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kawasan Pemukiman dan Perumahan memberikan kegiatan pekerjaan pembangunan pada urusan penyelenggaraan PSU Permukiman Pembangunan, Peningkatan Drainase Lingkungan Permukiman di Kelurahan Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar diduga tidak sesuai petunjuk teknis pelaksanaan.

Di salah satu titik kegiatan pekerjaan yang terletak di Jalan Pancasila Kelurahan Lipatkain pantauan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah LSM AMTI Provinsi Riau, M.Hasbi, ASH pada 24 Juli 2021 lalu menilai adanya indikasi kecurangan dalam pembangunan yang tidak sesuai spekulasi teknik.

Baca juga:  Polsek Tapung Gandeng Puskesmas dan Pemdes Indrapuri Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Ketika Ketua DPW LSM AMTI Riau melakukan tanya jawab singkat ke masyarakat sekitarnya didapat informasi adanya dugaan ketidak sesuaian pembangunannya, ditambah kegiatan pekerjaan tersebut semestinya dikerjakan di Jalan Manunggal Kelurahan Lipat Kain bukan di Jalan Pancasila Kelurahan Lipat Kain.

Salah seorang warga membeberkan kepada Ketua LSM AMTI Riau secara lisan bahwa di Regulasi Pembangunan seharusnya drainase ini kedalaman 60 cm, lebar 50 cm dan ketebalan 13 cm.

Menyikapi cerita singkat warga setempat, Ketua LSM AMTI Riau menegaskan “Detail volume dari pekerjaan ini saja gak ada di baliho kegiatan, diduga ada kejanggalan syarat terlaksana saja. mana keterbukaan informasi publiknya, kita harus paham disini adanya peran penting masyarakat mengetahui dengan jelas apapun itu bentuk kegiatan yang bersumber dari APBD maupun APBN.” Cetus Hasbi.

Baca juga:  SMP N 3 Maesaan Ikut Perkemahan Pramuka SD dan SMP Se-Minsel

“Dapat dilihat bersama di baliho kegiatan pekerjaan ini, bahwa nilai kontrak dari dana APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2021 yang dikucurkan itu sebesar 149 Jutaan Rupiah dengan pelaksanaan 45 hari kelender. Kepada Dinas PUPR melalui perusahaan pemenang kegiatan pekerjaan ini agar dapat melakukan keterbukaan informasi, kami sudah menghubungi nomor pelaksananya tapi banyak kesibukan sepertinya sehingga susah ditemui.” Ungkap Ketua LSM AMTI Riau saat diskusi singkat dengan wartawan media ini, (29/07/2021).

(Rombel)