Pemdes Liandok Genjot Pembangunan Desa Melalui Anggaran Dandes

by -176 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Manfaat dari anggaran dana desa (Dandes) sejak dikucurkan oleh pemerintah Republik Indonesia beberapa tahun lalu, telah berdampak positif bagi pembangunan yang ada disetiap desa penerima manfaat bantuan Dandes.

Berbagai infrastruktur desa berhasil dibangun dengan menggunakan anggaran dana desa, sehingga dampaknya dirasakan oleh masyarakat pedesaan melalui peningkatan roda perekonomian masyarakat.

Dan salah satu desa yang menerima manfaat dana desa ditahun 2022 ini adalah desa Liandok, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan, yang dimana ditahun ini Desa Liandok mendapatkan kucuran anggaran dana desa sebesar Rp. 1.062.188.000.

Dengan anggaran yang mencapai Rp.1 Milliar lebih tersebut, maka pemerintah desa Liandok mengalokasikan untuk beberapa kegiatan sebagimana tertuang dalam APBDes Liandok tahun 2022, salah satunya bidang pembangunan desa, yakni peningkatan infrastruktur jalan desa.

Untuk bidang pembangunan desa, kegiatan yang dilaksanakan adalah peningkatan jalan (perkerasan jalan) yang menuju ke kebun, dalam upaya meningkatkan mobilitas masyarakat desa Liandok yang mayoritas merupakan masyarakat yang berprofesi sebagai petani.

Memulai atau mengawali kegiatan pelaksanaan pengerjaan perkerasan jalan, dilaksanakan ibadah syukur peletakan batu pertama pada Senin (20/06), yang di pimpin oleh Pdt. Jeane Ratu-Numan MTh yang merupakan ketua BPMJ GMIM ‘Eben Heazer’ Liandok, dan dihadiri oleh Camat Tompasobaru Drs. Jemmy Loa, Penjabat HukumTua Alce Pelleng, pendamping desa dan PLD, jajaran lembaga desa, serta jajaran perangkat desa.

Baca juga:  Pemdes Picuan Baru Berdayakan Masyarakat Melalui Program PKT-DD

Penjabat HukumTua Desa Liandok Alce Pelleng mengatakan bahwa sesuai dengan musyawarah desa yang selanjutnya tertuang dalam APBDes Liandok, maka sebagian anggaran dana desa dialokasikan untuk pelaksanaan pengerjaan perkerasan jalan, karena hal tersebut memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat guna semakin memperlancar arus mobilitas masyarakat untuk ke kebun.

Yang pula diharapkan akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat desa Liandok yang umumnya berprofesi sebagai petani atau pekebun.

Untuk anggaran pelaksanaan kegiatan perkerasan jalan tersebut, dialokasikan melalui anggaran dana desa sebesar Rp. 163.515.000 dan itu sudah termasuk pajak, dengan volume panjang 247 meter dan lebar 3 meter.

“Anggaran kegiatan tersebut bersumber dari dana desa Liandok tahun 2022 sebesar Rp. 163.515.000 dan itu sudah termasuk pajak, dengan volume pekerjaan panjang 247 meter dan lebar 3 meter,” kata Penjabat HukumTua Alce Pelleng.

Baca juga:  Melalui Dandes, Pemdes Mokobang Berdayakan Masyarakat Melalui PKT-DD

Penjabat HukumTua Alce Pelleng mengharapkan kerjasama dan dukungan dari semua elemen masyarakat dalam program pembangunan desa di segala bidang, karena program pemerintah yang dilaksanakan merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Untuk anggaran dana desa Liandok tahun 2022, sebagaimana aturan yang berlaku dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait, juga mengalokasikan kegiatan BLT-DD minimal sebesar 40 persen dari pagu Dandes, ketahanan pangan 20 persen dari pagu Dandes, dan penanganan pandemi 8 persen dari pagu Dandes, selebihnya itu juga untuk membiayai kegiatan lainnya seperti kegiatan dibidang kesehatan, dan kegiatan lainnya yang tertuang dalam APBDes Liandok tahun 2022, yang terpampang di kantor HukumTua.

Untuk diketahui, Pemerintah Desa Liandok juga telah menyalurkan BLT-DD hingga triwulan ke-dua atau hingga bulan Juni, begitu pun untuk ketahanan pangan, pelaksanaannya pun telah sementara dilaksanakan.
(Hengly)*