Diduga Karena Penyakit Epilepsi, Korban Tewas di Sungai Tibun

by -48 views

KAMPAR, Transparansi Indonesia.co.id Seorang pemuda ditemukan tidak bernyawa di aliran sungai Tibun, Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, korban diduga penyakit epilepsinya kambuh saat mandi dia sungai.

Korban Yurmailis (32) warga Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar, kejadian itu terjadi pada Minggu (21/8/2022) sekira pukul 10.00 WIB.

Awal mulanya Polsek Kampar mendapatkan informasi dari warga bahwa ada seorang warga bernama Yurmailis yang juga seorang penderita epilepsi meninggal akibat tenggelam disungai Tibun.

Dari keterangan warga korban tenggelam dikarenakan pada saat mandi di sungai Tibun sekira pukul 08.00 wib saat itu penyakit epilepsi yang dideritanya, sehingga mengakibatkan almarhum meninggal dunia karena tenggelam disungai tersebut.

Baca juga:  Warga Temukan Mr X Mengapung di Sungi Kampar

Mendapatkan informasi tersebut unit reskrim Polsek Kampar beserta personil Polsek Kampar lainnya mendatangi TKP namun jenazah telah dibawa pihak keluarga ke rumah orang tua korban yang terletak didesa Tibun Kecamatan Kampar.

Pada saat sampai dirumah orang tua korban unit Reskrim Polsek Kampar beserta personil piket melakukan pengecekan terhadap mayat dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

Kemudian anggota Polsek Kampar ingin dibawa ke RSUD Bangkinang pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan visum et refertum terhadap korban.

Karena pihak keluarga telah memahami penyeban kematian korban dan ikhlas menerima musibah yang menimpa korban dan ingin segera mengebumikan korban.

Dari keterangan keluarga korban menderita penyakit Epilepsi dari kecil dan sering kambuh bahkan hampir setiap Minggu dan pernah suatu waktu epilepsi korban kambuh pada saat korban mengendarai sepeda motor sehingga membuat korban terjatuh.

Baca juga:  Polsek Siak Hulu Tangkap Pasangan Suami Istri Miliki 6 Paket Shabu dan 21 Kapsul Ekstasi

“Atas penolakan untuk dilakukan visum dan otopsi keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan dilakukan visum et refertum dan penolakan dilakukan otopsi,”ungkap Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo SIK, melalui Kapolsek Kampar AKP Marupa Sibarani SH.

Untuk korban berada dirumah duka untuk kemudian akan dimandikan selanjutkan akan dikebumikan oleh pihak keluarga.

“Semoga amal ibadah korban di Terima oleh Allah SWT. Dan kepada pihak keluarga kami turut berduka cita dan diberi kesabaran.,” ucap Kapolsek.

(ROMI)