Peduli Pencegahan HIV, Dinkes Labuhanbatu Jalin Kerjasama dengan KDS Simalungun

by -45 views

Labuhanbatu, Transparansi Indonesia.co.id Guna menekan penularan HIV AIDS di wilayah Kabupaten Labuhanbatu, Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu menjalin kerjasama dengan Kelompok Dukungan Sedaya Simalungun Suport melalui program penjangkauan pekerja sek perempuan (PSP) di aula Puskesmas kota Rantauprapat Senin 22/8/2022.

KDS Simalungun Suport adalah sebuah lembaga yang mendapat kepercayaan untuk mengerjakan program penjangkauan PSP dukungan UNFA-PKBI DKI dengan jangkauan 4 kabupaten di Tahun 2022 yakni Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhanbatu, dan Padang Sidempuan.

Direktur SSR Hardiman terkait hal tersebut memaparkan pentingnya penanggulangan penyebaran virus HIV AIDS.

Dijelaskannya, Kabupaten Labuhanbatu memiliki 9 Kecamatan diantara 9 Kecamatan tersebut ada beberapa Kecamatan yang memiliki hot support yang menjadi target penjangkauan KDS Simalungun Suport.

Baca juga:  Horas!! Tepat Tujuh Tahun Lalu, Peringatan Hari Ulos Nasional Di Medan

“Tahun 2022 akan dilakukan penjangkauan PSP untuk lebih mengetahui perkembangan penyebaran PSP yang ada di Kabupaten Labuhanbatu untuk penanggulangan penularan HIV dan AIDS” ucapnya.

Butuh kerja keras kita bersama stacholder terkait untuk memberikan pengertian kepada para PSP akan pentingnya perawatan dan pemeriksaan kesehatan mereka. Ujar Hardiman.

 

Kordinator Wilayah KDS Simalungun, Marto Marbun Menjelaskan berdasarkan data dari Kemenkes. selama bulan Juli 2022 ada terdapat 60 orang jangkauan PSP, 5 orang PSP rujukan statis tes, dan 0 kasus positif dari 2099 orang PSP yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

Mewakili kepala Puskesmas berhadir, Kepala Puskesmas Perlayuan drg.Eka Apriana menghimbau agar seluruh stacholder terkait bekerjasama untuk mengatasi penyebaran HIV tersebut.

Baca juga:  Di Peluncuran Buku Amir Liven Sirait “Hanya Karena Kasih Karunia” GAMKI, Akbar Tandjung Ajak Generasi Muda Bantu Pemerintah Atasi Pandemi

” HIV adalah virus yang sangat berbahaya, karena virus tersebut dapat menyebar dan menular diruang lingkup keluarga” ujar dr.Eka.

Mari kita sehatkan masyarakat Labuhanbatu agar misi Bupati Labuhanbatu Bolo Labuhanbatu dapat terlaksana dan terwujud dengan baik.pintanya.

Pertemuan SSR ( Suf Suf Refesion) dan Stakeholder Program Penjangkauan PSP tersebut dihadiri sembilan Kapus (Kepala Puskesmas) se- Kabupaten Labuhanbatu, Satpol-PP, RSUD, Kelurahan Cendana, dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Labuhanbatu.

Selama pertemuan kegiatan diisi dengan tanya jawab dan pemaparan dari narasumber terkait tatacara sosialisasi akan pentingnya perawatan, pemeriksaan dan pencegahan penyebaran HIV AIDS.

(ok.krina)