Para HukumTua Di Minsel Ikuti Workshop, Bupati FDW Sampaikan Hal Ini

Minsel12299 Dilihat

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Para HukumTua (kepala desa) bersama perangkat desa yang ada di Minahasa Selatan mengikuti workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (7/10/2025) bertempat di Alar Ballroom Villa Sutan Raja Amurang, dan dibuka langsung oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar SH.

Membuka kegiatan Workshop tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya dan terimakasih kepada semua pihak yang telah menginisiasi dan memfasilitasi kegiatan workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa di Minahasa Selatan.

Bupati FDW, memberikan apresiasi kepada khusus kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia melalui BPKP provinsi Sulawesi Utara yang selalu mendukung dan memfasilitasi serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah Minahasa Selatan.

Workshop evaluasi pengelolaan keuangan desa dan pembangunan desa, dimaksudkan guna transparansi dan akuntabel pengelolaan keuangan dalam rangka percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan yang menjadi tema pelaksanaan workshop tersebut.

Hal tersebut sangat relevan dengan arah pembangunan Kabupaten Minahasa Selatan untuk lima tahun kedepan.

Baca juga:  Sambangi BPJN Sulut, FDW Kebut Pembangunan Jalan Dua Jalur Amurang

Dalam sambutannya pula, Bupati Franky Donny Wongkar mengatakan bahwa desa adalah pusat pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga jika desa kuat dalam perencanaan, tepat dalam pengelolaan dan disiplin dalam pertanggungjawaban keuangan, maka pembangunan daerah secara keseluruhan akan berjalan kokoh.

Dijelaskan Bupati FDW bahwa transformasi ekonomi yang akan dituju adalah harus bersifat inklusif dan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga di 167 desa di Minahasa Selatan.

Selanjutnya, kepada para HukumTua dan perangkat desa Bupati Franky Donny Wongkar mengingatkan tentang tanggung jawab yang diemban, dimana bukan saja soal pengelolaan keuangan desa tapi juga bagaimana mengelola kepercayaan masyarakat.

“Setiap rupiah dana desa adalah titipan masyarakat yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab, transparansi, dan keberanian untuk mengambil langkah inovatif demi kesejahteraan bersama,” ujar Bupati yang kini menjabat di periode yang kedua di Minahasa Selatan.

Suami dari anggota DPRD Minsel Elsje Rosje Sumual tersebut juga menegaskan kepada para HukumTua untuk menjadi pemimpin yang bukan hanya mengatur, tetapi juga menginspirasi dalam hal berintegritas dan mewujudkan kerja nyata di masyarakat.

Baca juga:  Aspirasi NVM Diwujudkan Di SD GMIM Sion, Lakukan Pavinisasi Halaman Sekolah

Sehingga, nantinya Kabupaten Minahasa Selatan akan dapat mewujudkan Kabupaten Minsel yang semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan.

“Tentunya harapan bersama dengan adanya workshop ini akan menjadi wadah yang melahirkan rekomendasi strategis yang dapat ditindak-lanjuti dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa,” kata Bupati FDW.

Nantinya, kedepan desa bukan hanya penerima kebijakan, melainkan motor penggerak transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPR-RI Hillary Briggita Lasut SH., LLM, Direktur Fasilitas Perencanaan dan Aset Pemerintah Desa dari Kemendes-PDTT Friendy Sitohang S.Sos, Kepala Perwakilan BPKP Sulut Heru Setiawan, Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sulut, Hari Utomo, yang kesemuanya adalah sebagai narasumber.

Hadir pula mendampingi Bupati Minahasa Selatan, yakni Sekretaris Daerah Glady Kawatu, Plt Asisten Administrasi dan Umum, Arthur Tumipa, Kadis PMD Minsel, Efer Poluakan, serta jajaran pejabat Pemkab Minsel. (Hen)*

Sumber/Kominfo Minsel

Yuk! baca berita menarik lainnya dari TRANSPARANSI INDONESIA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Banner Memanjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *