“Dankodaeral VIII Hadirkan Hunian Layak Bagi Nelayan, Sinergi Lintas Sektor Ditekankan”.

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, BITUNG,- Komitmen memperkuat Kesejahteraan Masyarakat Pesisir kembali ditunjukkan TNI Angkatan Laut melalui jajaran Kodaerah Laksamana VIII.
Komandan Kodaeral VIII, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, menghadiri sekaligus meresmikan program Bedah Rumah bagi Keluarga Nelayan di Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Senin (27/4/26) Kemarin.
Peresmian berlangsung hangat dan penuh makna sosial. Agenda utama mencakup penandatanganan prasasti serta penyerahan kunci hunian secara simbolis kepada penerima bantuan, Juleha Hawa Sanang, seorang warga pesisir dengan latar belakang keluarga nelayan.
Program renovasi hunian tak layak huni tersebut telah berjalan sejak 13 April 2026.
Inisiatif tersebut menghadirkan perubahan signifikan bagi penerima manfaat, terutama dalam menghadirkan tempat tinggal sehat, aman, serta layak bagi kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutan, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menegaskan peran strategis TNI Angkatan Laut tak terbatas pada aspek pertahanan maritim.
Kehadiran institusi militer juga menyentuh dimensi sosial, terutama dalam menjawab kebutuhan masyarakat pesisir. Pendekatan kemanusiaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan antara aparat negara dan warga.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Dukungan pemerintah daerah, unsur Forkopimda, organisasi masyarakat sipil, serta media dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program sosial semacam tersebut. Sinergi solid mampu mempercepat pemerataan kesejahteraan, khususnya bagi komunitas nelayan.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Prosesi pemotongan pita menandai dimulainya pemanfaatan rumah hasil renovasi. Penandatanganan prasasti turut dilakukan bersama unsur pimpinan terkait, termasuk perwakilan pemerintah Kota Bitung. Penyerahan kunci menjadi simbol harapan baru bagi keluarga penerima.
Setelah prosesi utama, rombongan meninjau langsung kondisi bangunan hasil renovasi. Hunian tampak lebih kokoh, tertata, serta memenuhi standar kelayakan tinggal. Agenda kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur, dilanjutkan sesi dokumentasi.
Kehadiran pejabat utama Kodaeral VIII, unsur TNI-Polri, serta perwakilan masyarakat sipil memperkuat suasana kebersamaan. Sekitar puluhan warga setempat turut menyaksikan momen tersebut dengan antusias.
Program bedah rumah tersebut menjadi gambaran nyata kepedulian terhadap kehidupan masyarakat pesisir. Kehadiran negara melalui TNI Angkatan Laut memberikan harapan baru bagi keluarga nelayan untuk menjalani kehidupan lebih layak, sehat, serta bermartabat.
(kontributor sulut, Wahyudi barik)
