Minsel, transparansiindonesia.co.id – – Kamis pagi, 24 Oktober 2019 warga Poopo Utara dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat, yang setelah diidentifikasi adalah warga Poopo Utara yakni Adri Umboh (Lk, 66 tahun).
Kronologis peristiwa penemuan mayat tersebut menurut Kapolsek Ranoyapo Iptu Jefry Mailensun sesuai olah TKP yang dilakukan oleh Polsek Ranoyapo dimana sesuai keterangan saksi dari Elvin Mawoto yang merupakan istri dari korban mengatakan bahwa pada Rabu malam ia tidur di rumah anakanya di Desa Poopo Kecamatan Ranoyapo, dan pada pagi hari (Kamis, 24/10) sekitar pukuk 06:00 saksi kerumahnya yang ada di Desa Poopo Utara Jaga 1 dan mendapati korban sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan posisi korban tertidur dilantai dan wajah menghadap kebawah, serta telinga mengeluarkan darah dan wajah kebiru-biruan.
Saat itu juga saksi langsung berteriak menangis dan warga pun langsung terkumpul di rumah korban, dan seketika itu juga Anggota Polsek Ranoyapo yang mendapatkan laporan langsung turun ke lokasi TKP.
Pihak Medis, dalam hal ini Puskesmas Poopo langsung dilibatkan dalam hal ini, dan hasil dari pemeriksaan medis menyatakan bahwa korban Meninggal akibat penyakit jantung yang diderita oleh korban.
Hal tersebut di perkuat oleh keterangan saksi yang menyatakan bahwa korab memiliki riwayat penyakit jantung dan sudah bolak-balik berobat ke dokter, bahkan anjuran dari dokter agar korban berhenti merokok tak diindahkan oleh korban dengan terus merokok.
“Korban meninggal karena penyakit jantung yang dideritanya, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan bahkan sudah sering berobat ke dokter, tidak ada indikasi tindak kekerasan dalam hal ini, sehingga kami simpulkan bahwa korban meninggal akibat penyakit jantung bukan karena adanya tindal kekerasan, dan atas nama jajaran Polsek Ranoyapo saya menyampaikan turut berduka cita,” ujar Kapolsek Ranoyapo Iptu Jefry Mailensun.
Hal hampir senada juga disampaikan oleh HukumTua Poopo Utara Carl J Lumintang, yang mengatakan bahwa korban meninggal akibat penyakit jantung yang diderita korban akhir-akhir ini.
“Korban meninggal karena penyakit jantung yang diderita korban, dan hal tersebut diperkuat drngan keterangan dari keluarga korban,” ujar Carl J Lumintang kepada awak media ini ketika ditemui di kantornya.
(Hengly)*
