Yurike Kaligis Apresiasi Partisipasi Masyarakat Sukseskan Giat Epdeskel

Minsel1 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Minsel, transparansiindonesia.co.id – Kegiatan rutin setiap tahun, yang dilaksanakan di media bulan Februari hingga Maret, yakni evaluasi perkembangan desa dan kelurahan (Epdeskel) sudah dan sementara dilaksanakan oleh pemerintah Kecamatan Tompasobaru.

Kegiatan yang dilaksanakan secara berjenjang tersebut, ditindaklanjuti oleh pemerintah Kecamatan Tompasobaru dibawah kepemimpinan Camat Drs. Jemmy Loa dengan membentuk tim Epdeskel.

Dan pada Kamis, 5 Maret 2026 tim Epdeskel Kecamatan Tompasobaru yang dipimpin langsung Camat Drs. Jemmy Loa menyambangi desa Sion.

Tim melakukan penilaian dan evaluasi terkait progres dan perkembangan desa dengan turun langsung ke lapangan didampingi oleh pemerintah desa di jaga masing-masing.

Ada beberapa hal yang menjadi item penilaian dalam kegiatan Epdeskel tersebut, seperti kebersihan dan keindahan lingkungan, administrasi desa hingga ditingkat jaga, serta peran dan partisipasi masyarakat dalam menunjang program pemerintah.

Penjabat HukumTua desa Sion, Yurike Kaligis Amd.Keb., S.Keb dalam laporannya menyampaikan berbagai hal terkait kesiapan dan persiapan desa menghadapi kegiatan Epdeskel.

Penjabat HukumTua Yurike Kaligis mengatakan dalam laporannya terkait kondisi dan situasi desa, termasuk luas wilayah, jumlah penduduk, situasi Kamtibmas, serta progres pembangunan desa.

Selanjutnya, Yurike Kaligis mengapresiasi akan peran aktif dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi kegiatan Epdeskel dengan merespon himbauan dari pemerintah desa untuk melaksanakan kebersihan dilingkungan masing-masing.

“Terima kasih dan apresiasi kami pemerintah desa kepada warga masyarakat yang telah berperan aktif dan berpartisipasi dalam menunjang program-program pemerintah termasuk kegiatan Epdeskel ini dengan mengindahkan himbauan dari pemerintah desa,” ujar Penjabat HukumTua Yurike Hesti Kaligis.

Baca juga:  Ukir Prestasi Ditingkat Provinsi, NVM Apresiasi Prima Wowor Siswi SD GMIM Temboan

Sementara itu, Camat Drs. Jemmy Loa dalam sambutannya pada evaluasi mengatakan bahwa ia pun mengapresiasi kerja sama dari pemerintah dan masyarakat desa Sion dalam menunjang kegiatan Epdeskel.

Kegiatan bersih-bersih dilingkungan masing-masing diharapkannya bukan saja karena menyambut kegiatan Epdeskel tapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, dan juga menunjang program ASRI dari pemerintah pusat.

Berhubung kegiatan Epdeskel dilaksanakan secara berjenjang, maka untuk desa yang akan mewakili Kecamatan Maesaan dalam Epdeskel tingkat Kabupaten akan disampaikan setelah kegiatan Epdeskel ditingkat kecamatan Tompasobaru telah selesai.

Untuk diketahui, Evaluasi Perkembangan Desa adalah penilaian sistematis terhadap penyelenggaraan pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan di tingkat desa untuk mengetahui status perkembangannya (cepat berkembang, berkembang, atau kurang berkembang).

Tujuannya adalah untuk mengukur efektivitas pembangunan, tingkat kesejahteraan masyarakat, kemandirian, dan daya saing desa sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih baik, sering kali menjadi bagian dari persiapan untuk Lomba Desa.

Aspek yang Dievaluasi yakni mencakup berbagai dimensi kehidupan desa, antara lain:

Pemerintahan: Efektivitas pelayanan dan pengelolaan administrasi desa.

Kewilayahan: Pemanfaatan potensi wilayah, lingkungan, dan sumber daya alam.

Kemasyarakatan: Pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan, serta kesejahteraan masyarakat (pendidikan, kesehatan, sosial, budaya).

Proses dan Pelaksanaan

Evaluasi Mandiri:

Desa melakukan penilaian awal menggunakan instrumen yang disediakan, seringkali melalui aplikasi khusus seperti EPDeskel.

Baca juga:  20 Tahun Pengabdian, Franklin Mokoagow Terima Penghargaan Satyalancana

Verifikasi dan Validasi:

Tim dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi melakukan verifikasi data dan validasi lapangan.

Hasil evaluasi di tingkat desa akan dibawa ke jenjang berikutnya (kecamatan, kabupaten, provinsi).

Adapun manfaat dari evaluasi perkembangan desa antara lain;

Mengetahui kekuatan dan kelemahan desa.

Menjadi dasar pengambilan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

Menjadi acuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing desa.

Memfasilitasi keikutsertaan desa dalam kompetisi (Lomba Desa).

Sehingga secara ringkas, evaluasi perkembangan desa adalah alat ukur penting untuk memastikan desa terus maju, mandiri, dan memberikan pelayanan terbaik bagi warganya.

Sebelum melaksanakan evaluasi perkembangan desa di desa Sion, pada hari yang sama oleh tim Epdeskel Kecamatan Tompasobaru telah pula melaksanakan evaluasi dan penilaian di desa Raraatean.

Ada momen menarik pada kegiatan Epdeskel di desa Sion, yakni di penghujung kegiatan oleh para perangkat desa memberikan kejutan atau surprise kepada pejabat HukumTua Yurike Hesti Kaligis.

Dimana, ternyata pada tanggal 5 Maret merupakan hari ulang tahun dari penjabat HukumTua Yurike Kaligis.

Perayaan dilangsungkan secara sederhana namun penuh makna yang tentunya meninggalkan kesan tersendiri bagi Yurike Kaligis, yang saat ini oleh Bupati Minahasa Selatan dipercayakan sebagai pemimpin di desa Sion, Kecamatan Tompasobaru. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *