Minsel, transparansiindonesia.co.id – Kerinduan warga desa Lompad, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan untuk memiliki jembatan yang representatif akhirnya segera terwujud.
Jembatan Perintis Garuda yang berada di desa Lompad diatas sungai Ranoiapo saat ini berupa jembatan gantung sangat tidak layak untuk dilewati oleh warga terutama untuk pengendara kendaraan bermotor.
Namun, realisasi pembangunan jembatan Perintis Garuda di desa Lompad yang juga merupakan akses sentra pertanian dan perkebunan masyarakat segera dibangun.
Bersumber dari anggaran dana pusat, realisasi pembangunan jembatan segera akan dilaksanakan guna menopang ekonomi masyarakat pedesaan.
Pihak Koramil 1302-17 Motoling, telah melakukan peninjauan lokasi tempat pembangunan jembatan, didampingi oleh jajaran pemerintah desa dan instansi terkait lainnya.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 1302-17 Motoling, Kapt.Inf Hisyam Jambi mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan peninjauan lokasi dan telah melakukan pembersihan disekitar lokasi tempat pembangunan jembatan.
“Sebelumnya kita telah melakukan peninjauan lokasi, melaporkan dan akhirnya disetujui dilakukan pembangunan jembatan di desa Lompad, dan baru-baru ini pihak Koramil Motoling bersama jajaran pemerintah desa Lompad dan instansi terkait telah melakukan pembersihan dilokasi tempat pembangunan jembatan demi kelancaran pengerjaan,” jelas Danramil Kapt.Inf Hisyam Jambi.
Dikatakannya pula bahwa pengerjaan pembangunan jembatan tersebut ditenderkan sehingga pelaksana proyek atau kontraktor yang akan melaksanakan pengerjaan pembangunan jembatan.
Danramil Hisyam Jambi juga mengatakan bahwa proyek pengerjaan pembangunan jembatan tersebut merupakan instruksi langsung dari presiden Prabowo Subianto.
Pihak Koramil Motoling adalah sebagai pengawas pengerjaan dalam rangka memastikan setiap detail pengerjaan dilaksanakan dengan baik dan tetap memperhatikan kualitas pengerjaan.
“Fungsinya pihak TNI dalam hal ini Koramil 1302-17 Motoling adalah sebagai pengawas dalam pelaksanaan pembangunan jembatan Perintis Garuda di desa Lompad dalam rangka memastikan pengerjaan pembangunan berjalan dengan baik dan memperhatikan kualitas pengerjaan,” ujar Danramil Hisyam Jambi.
Ditambahkannya bahwa selain pembangunan jembatan Perintis Garuda di desa Lompad, ada juga pelaksanaan pembangunan jembatan di desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan.
Sementara itu, pemerintah desa Lompad melalui HukumTua (Kepala Desa) Stanley Rocky Purukan mengatakan menyambut baik akan dilaksanakannya pembangunan jembatan di desa Lompad tersebut yang telah lama dinanti-nanti oleh warga masyarakat.
Menurutnya, dengan adanya pembangunan jembatan yang baru tersebut pastinya akan berdampak pada peningkatan roda perekonomian masyarakat.
Mengingat jembatan yang nantinya akan dibangun diatas sungai Ranoyapo tersebut memiliki banyak manfaat bagi masyarakat.
Diketahui, jembatan tersebut merupakan akses dan sarana yang sangat penting bagi masyarakat guna mobilitas warga mengangkut hasil-hasil pertanian dan perkebunan.
Keberadaan jembatan Perintis Garuda tersebut juga akan menghubungkan beberapa desa yang ada di sebelah timur desa Lompad seperti desa Powalutan, desa Beringin dan desa Mopolo dan Mopolo Esa.
“Atas nama masyarakat dan pemerintah desa Lompad menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, pak Prabowo Subianto yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan Perintis Garuda di desa Lompad, juga kepada pihak Koramil Motoling yang telah memfasilitasi usulan masyarakat sehingga pembangunan jembatan tersebut akan segera terealisasi,” ucap HukumTua desa Lompad, Stanley Rocky Purukan. (Hen)*
