Benturan Keras Motor dan Pick Up di Bitung Renggut Nyawa YT, Polisi Selidiki Penyebab

“Laka Lantas Tragis di Jalan S.H. Sarundajang, Satu Korban Jiwa, Satu Luka-luka”.

Foto kejadian
Foto kejadian

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, HUKRIM, HUMAS POLRES BITUNG,- Kecelakaan Lalu Lintas berujung Maut mengguncang Wilayah Girian Atas, Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Sabtu siang (18/4/2026). Insiden tragis tersebut terjadi di ruas Jalan S.H. Sarundajang, tepatnya di sekitar Warung Moro Soroboyo, Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, sekitar pukul 12.00 Wita.

Peristiwa nahas melibatkan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vega ZR tanpa tanda nomor kendaraan bermotor dengan sebuah mobil Daihatsu pick up bernomor polisi DB 8728 DI. Benturan keras antar kedua kendaraan mengakibatkan satu korban jiwa di lokasi kejadian serta satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan hasil pengumpulan data awal di lapangan, sepeda motor dikendarai seorang pria berinisial YT dengan membawa penumpang berinisial ASA. Kendaraan roda dua tersebut melaju dari arah Barat, wilayah Girian, menuju arah Timur, kawasan Madidir.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju mobil pick up yang dikemudikan pria berinisial FK, dengan satu penumpang berinisial MMNP. Kendaraan roda empat tersebut bergerak dari arah Timur menuju Barat.

Baca juga:  Tuai Sorotan, LSM-AMTI Desak Bupati Minsel Copot Kadis Kesehatan

Saat kedua kendaraan berada pada titik yang sama di lokasi kejadian, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Benturan keras pun terjadi, diduga akibat kecepatan serta kondisi jalan yang memicu hilangnya kendali salah satu kendaraan.

Akibat insiden tersebut, pengendara sepeda motor, YT, mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara penumpang mobil pick up, MMNP, mengalami luka-luka dan segera dievakuasi menuju RSUD Manembo-nembo Bitung untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Kondisi kedua kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan, menandakan kerasnya benturan yang terjadi.

Satuan Lalu Lintas Polres Bitung bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Aparat langsung melakukan pengamanan area, mengatur arus lalu lintas, serta melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan bukti awal.

Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Angraini, S.Tr.K., SIK., MH, menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan.

“Kami melalui Unit Gakkum Satlantas Polres Bitung sedang melakukan pendalaman terhadap peristiwa kecelakaan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan tim juga melakukan olah TKP secara menyeluruh untuk merangkai kronologi secara utuh dan objektif,” ujar Dwi Dea Angraini.

Baca juga:  Diduga Pekerja Tewas Tersengat Listrik di Tambang Tanoyan Utara, AMTI Pertanyakan Sikap Diam Polres Kotamobagu

Penanganan perkara dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme serta transparansi, sekaligus memperhatikan aspek kemanusiaan terhadap korban dan keluarga terdampak.

Selain fokus pada proses hukum, kepolisian turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

AKP Dwi Dea Angraini menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas, termasuk memastikan kondisi kendaraan layak jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengontrol kecepatan, khususnya pada jalur yang memiliki potensi rawan kecelakaan.

“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dapat meminimalisir risiko kecelakaan yang berpotensi merenggut nyawa,” tegasnya.

Peristiwa tragis tersebut kembali menjadi peringatan keras bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung fatal. Kesadaran kolektif dalam menjaga keselamatan menjadi faktor utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Pihak kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sebagai langkah preventif guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

 

(kontributor sulut, Wahyudi barik)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *