Minsel, transparansiindonesia.co.id – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di desa Lompad, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara terus digenjot.
Setiap hari para pekerja melaksanakan pengerjaan pembangunan jembatan yang menjadi penghubung pemukiman warga ke perkebunan warga.
Pada hari Senin 20 April 2026 progres pembangunan jembatan tersebut memasuki penggalian tanah angkor dan pengecoran lantai untuk dibangun tiang penyangga.
Penggalian tanah dan pengecoran lantai dimaksudkan untuk menancapkan tiang pylon yang ada disebelah timur Sungai Ranoyapo, tempat lokasi pengerjaan pembangunan jembatan.
Pelaksanaan pengerjaan pembangunan jembatan terus didampingi oleh Koramil 1302-17 Motoling sekaligus melakukan pengawasan terhadap jalannya proses pengerjaan.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 1302-17 Motoling, Kapt.Inf Hisyam Jambi mengatakan bahwa pelaksanaan pengerjaan pembangunan jembatan terus digenjot agar pelaksanaan pembangunan dapat selesai tepat waktu dan segera dapat digunakan warga.
“Hari ini, Senin 20 April 2026 progres pembangunan telah pada penggalian tanah angkor dan pengecoran lantai kerja, jelasnya.
Ia pun memastikan bahwa selama pelaksanaan pengerjaan, personil Koramil Motoling terus berada di lokasi kegiatan pengerjaan guna melaksanakan pengawasan dan pengawalan selama pengerjaan.
Dijelaskannya lagi bahwa proyek pengerjaan pembangunan jembatan tersebut merupakan instruksi langsung dari presiden Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan roda perekonomian masyarakat pedesaan. (Hen)*
