MUSDA VI APERSI Sulawesi Utara Digelar di Manado, Konsolidasi Organisasi Menuju Perumahan Rakyat Berkualitas

“Soeprapti akhiri masa bakti 2021–2026, MUSDA VI APERSI Sulut dorong regenerasi kepemimpinan”.

Foto kegiatan
Foto kegiatan

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, EKONOMI BISNIS,- Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Musyawarah Daerah VI (MUSDA VI) pada Selasa, 27 Oktober 2026, bertempat di NDC Resort & SPA, Manado.

Forum strategis organisasi pengembang perumahan tersebut mengusung tema “Bersama Membangun Perumahan Rakyat Berkualitas dan Berkelanjutan”. Agenda utama mencakup evaluasi kepengurusan periode 2021–2026, perumusan program kerja, penetapan rekomendasi organisasi, serta pemilihan Ketua DPD APERSI Sulawesi Utara masa bakti 2026–2031.

MUSDA VI bukan sekadar agenda rutin organisasi. Forum tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penentu arah perjuangan APERSI dalam menghadapi tantangan pembangunan perumahan di Sulawesi Utara.

Ketersediaan hunian layak, keterjangkauan harga rumah, kepastian perizinan, akses pembiayaan, ketersediaan lahan, hingga kualitas infrastruktur menjadi persoalan penting bagi pengembang maupun masyarakat.

Melalui musyawarah daerah, APERSI diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan sektor perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ketua Panitia Pelaksana MUSDA VI, Joan Kelung menjelaskan bahwa penyelenggaraan musyawarah merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga APERSI.

Panitia telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari koordinasi antarpengurus, penyusunan materi persidangan, penyiapan administrasi peserta, hingga penyediaan sarana pendukung kegiatan.

Rangkaian persiapan tersebut diarahkan untuk memastikan pelaksanaan musyawarah berjalan tertib, terarah, serta sesuai ketentuan organisasi.

Salah satu agenda penting ialah pembahasan laporan pertanggungjawaban DPD APERSI Sulawesi Utara selama periode 2021–2026. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi anggota untuk menilai pelaksanaan amanah organisasi, pencapaian program, serta berbagai kendala selama masa kepengurusan.

Peserta juga dijadwalkan membahas program organisasi, program kerja, pokok-pokok pikiran, serta rekomendasi bagi pengembangan APERSI pada periode mendatang.

Agenda berikutnya ialah pemilihan Ketua DPD APERSI Sulawesi Utara masa bakti 2026–2031, pembentukan tim formatur, serta penyusunan kepengurusan baru sesuai ketentuan organisasi.

Panitia menegaskan bahwa keberhasilan MUSDA VI tidak cukup diukur melalui kelancaran acara. Kualitas keputusan, kekuatan persatuan anggota, serta kesinambungan program menjadi ukuran penting bagi keberhasilan forum tersebut.

Harapan besar pun diarahkan kepada seluruh peserta agar mengedepankan kedewasaan dalam menyampaikan pendapat, menghormati mekanisme demokrasi organisasi, serta menempatkan kepentingan bersama sebagai prioritas.

Ketua DPD APERSI Sulawesi Utara masa bakti 2021–2026, Soeprapti, S.Sos., menyampaikan bahwa MUSDA VI memiliki arti penting bagi keberlanjutan organisasi.

Menurut Soeprapti, forum tersebut tidak hanya menjadi ruang pertanggungjawaban pengurus lama, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepemimpinan, merumuskan kebijakan, serta menyusun program kerja bagi periode 2026–2031.

Selama menjalankan kepengurusan, berbagai upaya telah dilakukan untuk memperkuat hubungan kelembagaan, membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan, serta memperjuangkan aspirasi anggota APERSI.

Baca juga:  Sah.. LSM-AMTI Laporan Dugaan Pengadaan Buku Tak Layak Ke Polres Boltim, Turangan; Usut Secara Transparan

Meski demikian, Dirinya mengakui bahwa perjalanan organisasi tidak selalu berjalan tanpa hambatan. Masih terdapat tantangan, keterbatasan, serta sejumlah program belum terlaksana secara optimal.

Karena itu, laporan pertanggungjawaban perlu dinilai secara objektif dan konstruktif oleh seluruh peserta. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan bagi kepengurusan berikutnya.

Soeprapti juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum DPP APERSI beserta jajaran, pemerintah daerah, lembaga perbankan, BP Tapera, para mitra strategis, pengurus wilayah, serta anggota atas dukungan selama masa kepengurusan.

Soeprapti berharap kebersamaan selama lima tahun terakhir dapat menjadi modal bagi penguatan organisasi pada masa mendatang.

Tema MUSDA VI menegaskan pentingnya peran APERSI dalam mendukung penyediaan rumah layak, terjangkau, berkualitas, serta berkelanjutan.

Pembangunan perumahan tidak hanya berkaitan dengan jumlah unit rumah. Aspek kelayakan bangunan, kepastian status lahan, ketersediaan air bersih, sanitasi, akses jalan, fasilitas umum, serta keterhubungan dengan pusat kegiatan masyarakat turut menentukan kualitas hunian.

Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, keterjangkauan harga menjadi persoalan mendasar. Harga tanah, biaya konstruksi, pembiayaan, serta berbagai tahapan perizinan dapat memengaruhi kemampuan pengembang menyediakan rumah sesuai daya beli masyarakat.

Karena itu, diperlukan komunikasi berkelanjutan antara pengembang, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, lembaga pembiayaan, BP Tapera, serta pemangku kepentingan lainnya.

Sinergi tersebut perlu diarahkan pada kebijakan perumahan lebih efektif, kepastian proses perizinan, pembangunan infrastruktur pendukung, serta perluasan akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan.

APERSI juga diharapkan mampu mendorong anggotanya menjaga profesionalisme, meningkatkan mutu konstruksi, serta mematuhi ketentuan hukum dalam pelaksanaan pembangunan.

Dengan demikian, pembangunan perumahan tidak berhenti pada pencapaian target bisnis. Sektor tersebut juga harus memberikan manfaat sosial melalui tersedianya hunian aman, sehat, layak, serta mendukung kehidupan keluarga secara berkelanjutan.

Ketua Umum DPP APERSI, Deddy Indrasetiawan, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DPD APERSI Sulawesi Utara periode 2021–2026, panitia pelaksana, serta seluruh anggota atas kontribusi dalam mempersiapkan MUSDA VI.

Deddy menilai musyawarah daerah memiliki kedudukan penting bagi kehidupan organisasi. Selain menjadi sarana evaluasi dan pertanggungjawaban, forum tersebut berfungsi sebagai ruang konsolidasi, regenerasi kepemimpinan, serta perumusan arah kebijakan organisasi.

Dirinya berharap DPD APERSI Sulawesi Utara terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, memperkuat tata kelola organisasi, serta memperjuangkan kepentingan pengembang secara konstruktif.

Menurut arahannya, tantangan sektor perumahan membutuhkan organisasi solid, profesional, mandiri, serta mampu membangun hubungan kerja produktif dengan pemerintah dan berbagai lembaga terkait.

Deddy juga menekankan pentingnya pelaksanaan musyawarah secara demokratis, tertib, transparan, serta bermartabat dengan berpedoman pada AD/ART dan peraturan organisasi.

Perbedaan pandangan maupun pilihan dalam pemilihan ketua hendaknya tidak merusak hubungan persaudaraan. Setiap anggota diharapkan menerima proses demokrasi secara dewasa serta menghormati keputusan sesuai mekanisme organisasi.

Baca juga:  LSM-AMTI; Kapolda Sulut Harus Berani Tindak Tegas Oknum Aparat Yang Diduga Backup Aktivitas PETI

Kepemimpinan baru juga diharapkan mampu merangkul seluruh anggota tanpa membedakan pilihan maupun kelompok. Kepengurusan periode 2026–2031 perlu membangun kerja kolektif agar program organisasi dapat berjalan lebih terarah.

Pemilihan Ketua DPD APERSI Sulawesi Utara masa bakti 2026–2031 menjadi salah satu agenda strategis MUSDA VI.

Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, perubahan pengurus perlu disertai kesinambungan program, penguatan kelembagaan, serta komitmen terhadap tujuan bersama.

Soeprapti berharap siapa pun pemimpin terpilih nantinya memperoleh dukungan dari seluruh anggota. Dukungan tersebut penting agar kepengurusan baru dapat bekerja secara efektif serta melanjutkan program positif dari periode sebelumnya.

Soeprapti juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah kepengurusan terdapat kekurangan maupun keputusan belum memenuhi harapan anggota.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sikap terbuka dalam organisasi. Evaluasi bukan semata-mata untuk menilai kekurangan pengurus lama, melainkan menjadi kesempatan memperbaiki tata kelola serta meningkatkan mutu pelayanan pada periode berikutnya.

Prinsip serupa disampaikan DPP APERSI. Kepentingan organisasi perlu ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok agar persatuan tetap terpelihara.

Semangat “Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Maju” menjadi pesan penting bagi seluruh anggota dalam menyongsong kepemimpinan baru.

MUSDA VI APERSI Sulawesi Utara membawa harapan bagi penguatan organisasi pengembang sekaligus peningkatan kualitas pembangunan perumahan di daerah.

Keberhasilan kepengurusan mendatang pada akhirnya perlu terlihat melalui program nyata, bukan sekadar rumusan kebijakan dalam forum musyawarah.

Pelayanan kepada anggota, penguatan hubungan kelembagaan, peningkatan mutu pembangunan, serta dukungan terhadap penyediaan rumah terjangkau menjadi sejumlah bidang strategis untuk diperhatikan.

APERSI juga memiliki ruang untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah terkait hambatan pembangunan perumahan, termasuk persoalan tata ruang, perizinan, infrastruktur, serta pembiayaan.

Di sisi lain, kepentingan masyarakat harus tetap menjadi perhatian utama. Rumah bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan kebutuhan dasar sekaligus fondasi bagi kehidupan keluarga.

Oleh sebab itu, kualitas bangunan, keamanan lingkungan, akses terhadap fasilitas dasar, serta kemampuan masyarakat membayar rumah perlu menjadi pertimbangan dalam setiap upaya pengembangan kawasan hunian.

MUSDA VI di NDC Resort dan SPA, Manado, diharapkan menghasilkan keputusan strategis, kepemimpinan berintegritas, serta program kerja terukur bagi periode 2026–2031.

Pergantian jabatan boleh berlangsung, tetapi komitmen terhadap persatuan, profesionalisme, serta pembangunan perumahan rakyat harus terus dipertahankan.

Dengan organisasi semakin solid, APERSI Sulawesi Utara diharapkan mampu memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah sekaligus mendorong tersedianya hunian layak, terjangkau, berkualitas, serta berkelanjutan bagi masyarakat. APERSI Solid, Profesional, dan Berdaya Saing.

 

(Kontributor sulut, Wahyudi barik)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *