Mambaya; “Jayapura Sebagai Kota Pilot Project TPS-3R, Oleh KemenPU-PR”

by -319 views

  Papua/transparansiindonesia.com –  Kota Jayapura ditetapkan sebagai salah satu program percontohan program pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) berbasis masyarakat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI.

Hal ini dilakukan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua, Djuli Mambaya saat memberikan penghargaan pada kapal sampah dan penghijauan di Tanjung Ria Dok IX, Kota Jayapura, Senin (27/11).

Dalam acara tersebut, dihadiri oleh Direktur Penatagunaan Sumber Daya Air Kementerian PUPR RI, Agus Suprapto K.

Dijelaskan Djuli, pembangunan TPS 3R berbasis masyarakat adalah pola pendekatan pengelolaan persampahan dengan melibatkan peran aktif dan pemberdayaan kapasitas masyarakat termasuk untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Dimana pendekatan yang sesuai dengan metode yang lebih aktif dan ramah lingkungan.

“Pengurangan dengan metoda 3R berbasis 3R masyarakat lebih banyak terhadap cara memasak dan pengelolaan dari sumbernya (rumah tangga, area komersil dan perkantoran),” jelas Djuli.

Oleh karena itu, ungkap Djuli, guna mewujudkannya maka dibutuhkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dengan membuat lubang-lubang sampah organik.

Diharapkan, melalui adanya penyedian TPS3R dapat meningkatkan pola pengelolaan sampah terpadu dengan mengedepankan konsep 3R, meningkatkan proses pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya dan meningkatkan kualitas kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang terbangkitkan oleh sampah.

“Pengurangan sampah dari timbunan sampah, pendauran ulang sampah dan pemanfaatan sampah kembali,” terangnya.

Sementara itu, terkait banjir di Kota Jayapura, menurut Djuli, sebagian besar disebabkan adanya tanah longsor yang memenuhi saluran pembuangan udara.

“Jadi penyebab tidak lagi karena sampah sebab Kota Jayapura sudah beberapa kali mendapat piala Adipura,” imbuhnya.

Kegiatan ibadah sampah dan penghijauan dalam gerakan peduli mitigasi bencana itu merupakan rangkaian hari Bhakti PU ke-72 yang diperingatai setiap tanggal 3 Desember mendatang. (red/TI)*

Baca juga:  GMKI(70 Tahun) Melayani Indonesia: Tanggungjawab Negara Dan Peran Profetik-Otentik Ormas