Turun ke Unsrat, KPK Klarifikasi Temuan Kelebihan Bayar Hasil Audit BPK

by -178 views

  Manado/transparansiindonesia.com –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirim empat orang penyidik ke kota Manado, untuk memeriksa kejanggalan keuangan yang terjadi di Universitas Samratulangi (Unsrat), pada Selasa 13 Februari 2018.

Tim yang terdiri dari 4 orang tersebut, diterima langsung oleh rektor, Prof DR Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA di ruang kerjanya, rektorat Unsrat.

Dalam keterangan kepada media, juru bicara Unsrat, Hesky Kolibu MT mengungkapkan, kunjungan tersebut sebagai langkah klarifikasi pihak KPK terhadap laporan masyarakat terkait temuan kelebihan bayar hasil audit BPK tahun 2015.

“Jadi, perlu ditegaskan di sini, tidak ada pengeledahan ataupun penyidikan seperti isue yang berkembang belakangan ini, namun kedatangan tim KPK dengan 4 anggota tersebut diterima dengan baik oleh rektor dan menfasilitasi maksud kunjungan mereka,” tuturnya.

Baca juga:  GSVL 'Pemkot Manado Segera Operasikan Pasar Kayubulan'

Dia menambahkan, dalam kunjungan tersebut sudah dilakukan cros cek dan pihak Unsrat melalui rektor sudah memenuhi keperluan data yang dibutuhkan anggota tim.
“Intinya, kami menerima dengan baik kunjungan mereka dan semua keperluan terkait kunjungan ini sudah kami penuhi. Tidak ada masalah semua berjalan sesuai dengan prosedur yang ada,” tambah Kolibu.

Untuk selanjutnya, pihak Unsrat ditegaskan Kolibu sangat mendukung upaya KPK dalam memberantas korupsi di lingkungan kampus.

“Apalagi saat ini Unsrat sudah mengantongi akreditasi A dan tentunya siap untuk melakukan transparansi kepada publik terkait segala kegiatan yang terjadi dan akan berpihak pada pemberantasan korupsi di kampus. Tidak ada yang kami tutup-tutupi dan kedatangan KPK sudah disambut dengan sangat baik oleh rektor, semoga ke depan bisa meluruskan setiap masalah yang terjadi. Kalaupun ada penyempurnaan dalam layanan yang sudah dilakukan pastinya kami pihak Unsrat siap untuk melakukan pembenahan,” katanya.

Baca juga:  Walikota GSVL Tetapkan Manado Tanggap Darurat Covid-19, Sejak 03 April - 2 Mei 2020

Kolibu juga mengimbau agar dalam waktu ini terkait dengan suksesi rektor yang sementara berlangsung untuk menjaga stabilitas dan keamanan terlebih menyukseskan pilrek.

“Mari kita semua bergandengan tangan untuk menjaga keutuhan Unsrat, setiap permasalahan yang terjadi pastinya bisa diselesaikan sepanjang kita semua meyakini berada di jalur benar dan terpenting adalah kesatuan dan persatuan untuk Unsrat yang harus lebih baik,” pesan Kolibu. (denny wowor/TI)*