Ini Kalimat Terakhir Glen, Sebelum Gempa Mengguncang Kota Palu

SULUT62 Dilihat

Sulut, transparansiindonesia.co.id – Sulawesi Utara berduka. Dua atlet Paragliding yang ditemukan di reruntuhan Hotel Roa Roa siang tadi adalah dua sahabat karib, Glen Mononutu dan Petra Mandagi.

Bartolomeus Mononutu yang langsung berangkat ke Palu menjadi orang pertama yang mengetahui bahwa jenasah yang tertimbun itu adalah anaknya.

Di dekat jenasah ditemukan tas, dompet , dan parasut milik Glen. “Parasut itu adalah pemberian sang ayah,” beber James Sela, paman dari Glen.

Sebenarnya, sang ayah yang juga merupakan Sekretaris DPRD Sulut ini berencana ikut bersama istri ke Palu. Namun batal karena ada panggilan tugas di Jakarta.

Baca juga:  Pimpinan Dan Anggota Senat FMIPA, UPT TIK Serta Kajur Elektro Fatek Unsrat Dilantik

Beberapa jam sebelum gempa terjadi, lanjut Sela, Glen ternyata sempat menghubungi sang ibu.

“Katanya, ‘sangat lelah ma, mau istirahat dulu’. Lalu saat ditelepon lagi sudah tidak tersambung,” tandas Sela.

 

(red)*

 

sumber/manadopost

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *