Presidium RIB Berikan Petisi Dukung KPK Periksa Anies Baswedan

Uncategorized56 Dilihat
Jakarta, transparansiindonesia.co.id — Presidium Relawan Indonesia Bersatu (RIB) menyambangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (20/07) guna menyampaikan petisi terkait berbagai dugaan penyalahgunaan wewenang dan dugaan korupsi di tubuh pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ini Gubernur Dr.Anies R.Baswedan.Phd.
Petisi tersebut diterima langsung oleh KPK yang diwakili oleh Humas KPK, Tata.
Ketua Presidium RIB, Lisman Hasibuan juga mengajak seluruh Pimpinan Relawan Jokowi dalam untuk bersama-sama mengantarkan Petisi kepada Pimpinan KPK dan meminta agar pihak KPK segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta terkait penyelahgunaan Pemberian IMB Reklamasi dan usut tuntas pemborosan anggaran di Pemprov DKI Jakarta.
“Kiranya para Pimpinan Relawan atau Relawan Jokowi yang mau hadir bisa memakai Baju relawan atau baju Putih organ masing masing” ajak Lisman.
Menurut Lisman, ada kesan pihak KPK enggan memanggil dan memeriksa Gubernur DKI Jakarta dikarenakan keberadaan salah seorang komisioner KPK bermarga Baswedan dalam lembaga super body tersebut.
“Jangan karena Ada Novel Baswedan di dalam KPK sehingga Proses pemanggilan terhadap Gubernur DKI Jakarta jadi terhambat sementara para pejabat Pendukung Jokowi pada di tangkap tangkapin ini suatu ketidak adilan dalam Pemberantasan Korupsi” ujar Hasibuan kepada awak Media Empat Belas.
Lebih lanjut, Hasibuan juga meminta agar KPK  selalu bersikap netral dalam Pemberantasan Korupsi dan tidak boleh ada praktek tebang pilih.
Ketua Presidium Relawan Indonesia Bersatu (RIB), Lisman Hasibuan juga menyinggung dugaan penyalahgunaan anggaran untuk pembuatan ornamen bambu di kawasan Bundaran Hotel Indonesia
“Yang kemarin di bundaran HI itu kan ada persoalan yang menyangkut  pemborosan anggaran yang teman-temannya sudah tahu yang kemarin di bundaran HI sampai ratusan juta, bahkan miliaran, untuk itu kami meminta KPK untuk memanggil dan memeriksa Gubernur DKI” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Front Betawi Bersatu, Meiliana Fauziah Datuk, mewakili sejumlah relawan meminta KPK mengusut dugaan pemborosan anggaran dalam reklamasi teluk Jakarta dan menghimbau kepada Gubernur Anies Baswedan agar sejalan dengan visi Presiden Jokowi dalam membangun Indonesia khusunya Ibu Kota.
“Kami dari relawan merasa miris sekali melihat Gubernur DKI Anies Baswedan kami mohon, sudah saatnya untuk memperbaiki DKI kami berharap Gubernur dapat bersatu dan sejalan dengan visi misi Jokowi Presiden Jokowi semua bertolak belakang khususnya kepada Gubernur Anies Baswedan agar penyalahgunaan mengenai reklamasi, kami minta usut tuntas pemborosan anggaran Pemprov DKI tersebut yang hadir disini menyampaikan bahwa ada perhatian khusus dari KPK agar supaya kita kedepan jangan sampai terjadi seperti ini” pungkas Ketua FBB.
(red)*
Baca juga:  20 Pelanggar Protkes Diberi Sanksi Sosial dan 8 Didenda oleh Tim Justisi Kabupaten Kampar