Antisipasi Covid-19, Pakaian Cabo Tak Akan Diperjual-belikan di Pasar Modoinding

by -1,678 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Salah satu langkah antisipatif dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Modoinding, guna menghentikan penularan Covid-19, yakni dengan mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai penularan Covid-19 tersebut.

Bersama lintas sektor Kecamatan Modoinding, Camat Harits Lokas ST menyambangi Pasar Modoinding pada Rabu 18 Maret 2020, dimana tim kecamatan memberikan himbauan kepada para pedagang baju bekas (Pakaian Cabo) untuk tidak lagi menjual pakaian cabo di pasar Modoinding, terhitung sejak Jumat 20 Maret 2020.

Bersama Kepala Pasar Modoinding, Polsek Modoinding Kepala Puskesmas Modoinding dr.Shintia Mamoto, Camat Harits Lokas, mengenai pemahaman dan dampak dari Covid-19 atau virus Corona, dimana pakaian bekas dari luar negeri, juga berpotensi menularkam Covid-19 kepada warga masyarakat, dan untuk keamanannya akan sangat baik apabila pakaian bekas tersebut tidak diperjual belikan.

Baca juga:  Polsek Ranoyapo Sukses Kawal Ibadah Perayaan Malam Tahun Baru 2020

“Sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, mengenai penanggulangan Covid-19, kita melakukan bsrbagai langkah upaya, dimana menyambangi pasar, melakukan sosialisasi serta memberikan pemahaman mengenai penularan Covid-19 dan dampaknya kepada warga masyarakat, jadi kesepakatan dengan pedagang bahwa mulai Jumat (20/3) pakaian cabo tidak akan diperjual-belikan lagi di pasar Modoinding,” ujar Camat Harits Lokas.

Dikatakannya pula dalam giat sambang pasar tersebut, pihaknya terus memberikan sosialisasi mengenai bahaya Covid-19, dimana juga salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah yakni dengan meliburkan sekolah-sekolah selama dua pekan, maka dari itu dihimbau agar bagi para siswa dan anak didik, untuk tidak memanfaatkan waktu libur dengan jalan-jalan ke luar rumah, ke tempat keramaian seperti pasar, atau swalayan, para siswa diharapkan tetap belajar dirumah.

Baca juga:  Dandes 2020 Kinaweruan Bangun Sarana dan Prasarana Pariwisata

(Hengly)*