Mengapa Harus Pilih Eyang,,? Ini Jawabannya Menurut Irvan Basri

by -550 views

Sulut, transparansiindonesia.co.id — Sosok Bakal Calon Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang diusung oleh Partai Golkar, PAN dan Demokrat, Sehan Salim Landjar, merupakan tokoh yang sangat disegani, dimana dua periode memimpin Kabupaten Boltim, serta Ketua DPW PAN Sulut, dan yang terutama selalu memperjuangkan kepentingan masyarakatnya.

Sosok yang terkenal tegas, ketika menghadapi masalah perut warga masyarakatnya, dimana salah satu contoh ketika ‘Eyang‘ (sapaan akrabnya -red) adu argumen dengan salah satu menteri terkait masalah BST yang dinilainya sangat berbelit-belit, mampu mengangkat pamor dari sosok pria berkumis ini.

Dan di Pilkada Sulut 2020 ini, sosok Sehan Salim Landjar, berpasangan dengan wanita cerdas energik dan profesional, wanita cantik dengan nama DR.Christiany Eugenia Paruntu SE yang adalah Bupati Kabupaten Minahasa Selatan dua periode, maju sebagai peserta Pilkada Sulut, memperebutkan Top Eksekutif Sulut.

Baca juga:  Turangan; "Pemerintah Berlakukan Karantina Kesehatan, Wajib Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat"

Lalu,, pertanyaan kenapa harus pilih eyang…? Salah satu tokoh masyarakat Irvan Basri mengatakan bahwa ada empat alasan mengapa harus Eyang.

Yakni yang pertama dari tiga bakal pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur hanya Sehan Salim Landjar yang mewakili BMR, dan maju jadi Cawagub, ini menjadi sangat super penting karena keterwakilan politik mutlak, mau di bolak-balik berapa kali, lebih baik ada Wagub dari BMR, daripada tidak sama sekali.

Kedua, Eyang merupakan tokoh senior NU, Eyang pernah jadi Mustayasar NU Boltim, Pembina Ansor Sulut, dan kini bagian dari PWNU Sulawesi Utara.

Baca juga:  SHS dan AKM Wafat, Tetty Ungkapan Bela Sungkawa

Ketiga, menurut Irvan Basri, bahwa sosok Eyang saat pleno akhir KPU untuk DPD-RI Dapil Sulawesi Utara, saat yang lain takut dan ragu, satu-satunya pimpinan politik di Sulawesi Utara yang membela mereka diruangan hanya Sehan Salim Landjar, dan kini saatnya Ketua DPW PAN Sulut melakukan hal serupa.

Ke-Empat diyakininya pula bahwa meski coba di nihilkan dan dikerjoyok oleh elit politik BMR yang lain, tapi Eyang akhirnya akan mendapat dukungan oleh warga BMR, kenapa begitu, karena sosok Eyang mewakili keterwakilan BMR, mewakili Muslim sehingga perpaduan CEP-SSL merupakan perpaduan Paslon yang paripurna.

(T2)*

Sumber/Irvan Basri