Melawan Petugas, Pelaku Curanmor Tewas Ditembak

by -44 views
Sulsel, transparansiindonesia.co.id – Penangkapan Pelaku Curanmor di Kampung Senea, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng.
Pada hari Rabu tanggal 31 Maret 2021. Sekitar pukul 19:30 Wita, telah di lakukan penangkapan terhadap terduga pelaku curanmor atas nama LA di Kampung Parangnga, Desa Bonto Daeng Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng oleh Unit Resmob bersama dengan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Bantaeng.
Adapun kronologis kejadian yakni,
Bermula ketika Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bantaeng melakukan penangkapan pelaku kasus pencurian motor di Kampung Sinea, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng atau lebih tepatnya di rumah anaknya (Maudu) dengan pembagian tugas secara Body System.
Proses penangkapan dengan pertimbangan malam hari sehingga petugas sebagian masuk kedalam rumah panggung dan sebagian lagi berada di bawah rumah, kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor atas nama LA yang berada di atas rumah.
Lelaki (MAUDU) tiba-tiba muncul dan membawa senjata tajam jenis parang panjang dan langsung menyerang dengan cara menebas arah leher Petugas namun ditangkis menggunakan lengan atas sebelah kiri yang mengakibatkan luka terbuka dan tulang patah.
Melihat petugas dalam kondisi terluka akibat tebasan parang oleh MAUDU, petugas yang posisinya berada di serambi rumah melakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan pelaku pembacok petugas meninggal dunia di TKP akibat luka tembak sebanyak 1 kali di bagian dada sebelah kiri.
Selanjutnya petugas yg terluka dan pelaku pembacokan MAUDU dibawa menuju RSUD Prof. Anwar Makkatutu Bantaeng untuk mendapatkan penangananan secara medis. Pelaku penyerangan terhadap petugas disinyalir dibawah pengaruh minuman keras karena pada waktu dibawa ke rumah sakit tercium aroma minuman keras yang menyengat.
Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar SIK MSi membenarkan kejadian tersebut, bahwa Personil Polres Bantaeng sudah tepat mengambil tindakan tegas dan terukur di karenakan lelaki Maudu melakukan penyerangan terhadap petugas dengan menggunakan parang sehingga melukai petugas.  (***)
Baca juga:  Bertemu Pengurus PWI Torut dan Tator, Kajari Jefri Makapedua Prihatin dengan Kondisi Sekretariat PWI Toraja