Diduga Karena Depresi, Seorang Pemuda Warga Kampar Nekat Akhiri Hidupnya

by -1,132 views

Diduga Karena Depresi, Seorang Pemuda Warga Kampar Nekat Akhiri Hidupnya

KAMPAR – Transparansi indonesia.co.id Peristiwa tragis kembali terjadi di Kampar, seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri dirumahnya yang berlokasi di Dusun I Kabun Desa Limau Manis Kecamatan Kampar.

Korban adalah Rahmat Zaki (28) warga Dusun I Kabun Desa Limau Manis Kecamatan Kampar, Rahmat Zaki ditemukan tewas karena gantung diri di rumahnya pada Selasa malam (27/04/2021).

Peristiwa ini berawal pada Selasa (27/04/2021) sekira pukul 18.45 Wib, saat itu saksi Nursiah (Ibu Korban) baru saja berbuka puasa dan tidak menemukan anaknya Rahmat Zaki, selanjutnya Nursiah berusaha mencari anaknya itu kekamarnya.

Saksi kemudian mendapati pintu kamar anaknya itu dalam keadaan terkunci dari dalam, lalu ia mengintip dari celah pintu dan terlihat korban tengah berusaha
gantung diri.

Baca juga:  Bupati Pelalawan Hadiri Pembukaan Open Turnamen Langgam Cup IV Tahun 2019 Di Stadion Mini Kelurahan Langgam

Melihat hal itu saksi langsung berlari keluar rumah mencari pertolongan kepada tetangganya, beberapa saat kemudian saksi bersama warga mendobrak pintu kamar korban dan mendapati korban Sdr. Rahmat Zaki dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali nilon dan sudah tidak bernyawa lagi.

Warga kemudian menurunkan korban dari tali yang menjerat lehernya, lalu salahsatu warga memberitahukan hal ini kepada Bhabinkamtibmas Desa Limau Manis Brigadir Rizki Suhendro SH.

Tidak berapa lama Bhabinkamtibmas Desa Limau Manis bersama Anggota Unit Reskrim Polsek Kampar tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara), mereka kemudian melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti dan mendata serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui kejadian ini.

Baca juga:  Resnarkoba Polres Kampar Ringkus Pengedar Shabu dan Daun Ganja Kering di Desa Senama Nenek

Dari hasil pengecekan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, pihak keluarga juga menolak dilakukan otopsi karena sangat meyakini kematian korban adalah akibat gantung diri.

Kapolsek Kampar AKP Marupa Sibarani SH, MH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa dari hasil penyelidikan diketahui bahwa korban mengalami depresi sejak beberapa bulan lalu setelah kematian ayahnya.

Menurut pihak keluarga, bahwa korban pernah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru untuk konsultasi dan berobat jalan, hingga akhirnya korban mengakhiri hidupnya, Ujar Kapolsek Kampar.

(Romi)