Cerdas dan Inovatif, Jeane Rembet Bawa SMP Negeri 1 Ranoyapo Raih Juara 1 Wiyatamandala

by -81 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Ranoyapo, menorehkan prestasi membanggakan dimana, dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah yang cerdas dan Inovatif Jeane Rembet SPd, Sekolah yang terletak di Desa Pontak tersebut menorehkan prestasi membanggakan.

Prestasi yang diraih oleh SMP Negeri 1 Ranoyapo adalah Penghargaan juara 1 Wiyatamandala tipe A se-Kabupaten Minahasa Selatan, dimana penyerahan penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Dikpora Minsel Fietber Raco MPd, dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah Jeane Rembet.

Keberhasilan SMP Negeri 1 Ranoyapo meraih juara 1 Wiyatamandala tipe A, tak lepas dari peran serta semua pihak dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah, serta tata administrasi sekolah yang baik, dari guru-guru maupun kepala sekolah.

Baca juga:  Kamang Waworuntu; "Cegah Penyebaran Covid-19, Pemerintah Desa Bisa Terapkan Freises Ermessen"

Sebelumnya juga, ketika menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Ranoyapo di Desa Lompad, Jeane Rembet berhasil membawa sekolah tersebut meraih Adiwiyata tingkat Provinsi, dan langsung diutus mengikuti ajang yang sama ditingkat nasional.

Membawa nama Provinsi Sulawesi Utara diajang Adiwiyata tingkat nasional, SMP Negeri 6 Ranoyapo kembali menorehkan prestasi membanggakan yakni dengan merengkuh Adiwiyata tingkat nasional.

Sederet prestasi membanggakan yang ditorehkan oleh Jeane Rembet sebagai kepala sekolah disekolah yang dipimpinnya, tak membuatnya langsung berbangga diri, namun terus berinovasi dengan kecerdasannya bagaimana meningkatkan dan mempertahankan prestasi yang telah didapat.

Baca juga:  PMI Minsel dan ITLMS Gelar Baksos Donor Darah, Camat Selvi Mandey Ikut Sumbang Darah

Ia pun selalu berpesan kepada semua para guru, tenaga pendidik baik itu ASN dan THL untuk terus berinovasi dengan kemampuan yang dimiliki oleh setiap pribadi tenaga pendidik, bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan yang akan berdampak terhadap peserta didik. (Hengly)*