Boltim, transparansiindonesia.co.id – Sektor pariwisata merupakan salah satu lumbung pendapatan asli daerah (PAD), dengan memanfaatkan potensi wisata, dikelola dengan baik dan profesional tentunya akan berdampak baik bagi PAD suatu daerah.
Seperti yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dengan menggelar kegiatan Adventure dalam rangka mempromosikan ke daerah lain tentang potensi pariwisata Boltim, terlebih di bidang pariwisata alam.
Untuk diketahui pada 26 Maret 2022, Dispar Boltim melaksanakan kegiatan adventure yang diikuti oleh para peserta, bukan saja dari wilayah Boltim sendiri, tapi juga dari daerah luar lainnya.
Namun, ternyata kegiatan tersebut mendapatkan sorotan dari LSM Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (LSM AMTI), terkait pelaksanaan yang tidak profesional.
Diketahui kegiatan Trail Adventure tersebut, jalurnya sangat ekstrim dan diduga tidak dilakukan survey dan sebelumnya menggunakan sepeda motor.
Sehingga banyak peserta Trail Adventure yang terjebak di hutan Bukaka, dimana para peserta yang mulai start dari pagi hari, hingga sore hari belum mencapai finis, para peserta Trail Adventure pun ada yang dehidrasi dan belum makan.
LSM AMTI melalui Ketua Umum Tommy Turangan SH menyoroti akan kegiatan yang didalamnya melibatkan Dinas Pariwisata Kabupaten Bolaang Mongondow Timur tersebut.
“Kegiatan tersebut bukannya mengangkat potensi pariwisata Boltim, namun hanya mendapatkan tanggapan yang kurang enak dari para peserta dan keluarga peserta Trail Adventure yang terjebak dihutan, ini harus menjadi warning dari instansi terkait, dalam pelaksanaan kegiatan ini,” kata Turangan.
(red/TI)*
