Dukung Produk Patin dan Padi IPAT BO, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Siap Lakukan Lounching Eksport Patin dan Minta IPAT – BO Diterapkan di Seluruh Wilayah Kampar.

by -75 views

Jakarta. Transparansi Indonesia.co.id Disela-sela kesibukan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marvest) RI Luhur Binsar Pandjaitan menerima kunjungan dan makan bersama Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM  yang diadakan di ruang kerja Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Jum’at, 23/12.

Pada kesempatan tersebut Dr. H. Kamsol, MM menyampikan kepada Menko Marvest bahwa Kampar memiliki potensi yang luar biasa pada sektor pertanian, perikanan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pariwisata maupun pada sektor – sektor lain.

Pemerintah Kabupaten Kampar telah melakukan berbagai program pembangunan pada berbagai sektor tersebut, diantara program itu kami saat ini menggalakkan Pengolahan patin yang telah diolah dengan berbagai olahan turunan. Potensi perikanan Kampar pertahun saat ini sesuai dengan jenis Patin sebanyak 21,909 Ton,  Cat Fish sebesar 14,056 Ton,  Tilapia sebesar 12,533 Ton,
Gold Fish sebanyak  7,895 Ton, sementara menurut tempat budidaya Cages sebanyak 14,916 Ton, Fresh Water sebesar  2,177 Ton dan Ponds
Sebanyak 42,009 Ton” Kata Kamsol.

Bahkan kami telah melakukan berbagai promosi keberapa negara seperti Malaysia, dan Timur Tengah disamping pasar dalam negeri” Kata Kamsol.

Selain bidang perikanan, Kamsol menyatakan bahwa untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Dengan Melakukan Penanaman Padi Metode Intensifikasi Padi Aerob
Terkendali Berbasis Organik
(IPAt-BO), Kampar memiliki lahan potensi pertanian seluas 16.000 hektar namun yang baru di olah secara konvensional seluas 4000 hektar” terang Kamsol.

Baca juga:  300 Petani Demo Tuntut Hak Atas Lahan 2500 Hektar Di Kota Garo

Meningkatkan produksi pertanian Pemerintah Kabupaten Kampar telah menerapkan inovasi baru ini terjadi peningkatan lebih dari 100 persen produksi gabah ” Kata Kamsol.

Dikatakan Kamsol bahwa Sebelum penerapan IPAT-BO Produksi 1-3 ton/Ha 1 kali tanam/tahun” Tambah Kamsol.

Diterangkan Kamsol setelah penerapan IPAT-BO meningkat sebesar  7,4 ton/Ha (146%)
2-3 kali tanam/tahun, ini telah kami buktikan pada  uji coba penanaman
tahun 2022 pada Luas Lahan 8,5 Ha dan insya allah tahun 2023 akan ditanam pada lahan seluas 2.700 Ha” Katanya lagi.

Oleh sebab itu melihat hasil yang telah diterapkan dan telah dilakukan panen perdana kami telah melakukan komitmen bersama dengan pemangku kepentingan di Kampar untuk dapat menerapkan ini di seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar” Katanya lagi.

Sementara itu untuk UMKM Realisasi Penyaluran KUR di Kabupaten Kampar Tahun 2022 Per Bank Penyalur Posisi 12 Desember 2022, merupakan yang terbesar di Provinsi Riau sebesar Rp. 1.502.726.400.000,00 dengan jumlah Debitur sebanyak 18.874 Debitur, ini menandakan ekonomi kecil bergerak ” Kata Kamsol.

Kami mohon dukungan dan support dari  Menko Marvest bapak Luhut Binsar Pandjaitan atas program yang telah kami lakukan, pada sektor perikanan, pertanian, peternakan, pariwisata dan UMKM ” Kata Kamsol Dihadapan Menko.

Baca juga:  Aiptu Mustakim, Bhabinkamtibmas Pengajar Ngaji di TPA, Mendapat Kejutan Kapolda dan Gubernur Riau

Sementara itu Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan dengan tegas siap mendukung dan mensupport program Pj Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM bahkan saya siap untuk melounching perdana ekport patin ini” Kata Kamsol.

Ini merupakan program yang di tunggu – tunggu pemerintah saat ini, ditengah kelesuan ekonomi secara global dan penurunan ekonomi akibat kondisi dunia yang tidak menentu, Kampar malah dapat melakukan eksport ke luar negeri ” Kata Luhut Binsar Panjaitan.

Sementara itu terkait ketahanan pangan Menko Marvest sekali lagi memuji terhadap program peningkatan produksi pertanian terkhusus produksi padi.

Ketahanan pangan merupakan hal pokok bagi semua negara, dengan kuatnya persediaan pangan maka negara itu akan menjadi kuat dan memliki baragaining di mata dunia ” Kata Menko Marvest lagi.

Oleh sebab itu kami sangat mendukung langkah dan program ini, kami menghimbau agar terapan Tekhnologi dan penanaman padi dengan inovasi IPAT-BO ini agar dapat di terapkan di semua wilayah Kabupaten Kampar bahkan Seluruh wilayah Provinsi Riau.

Kami berpesan juga kepada Pj Bupati Kampar agar terus melakukan pembinaan UMKM sebagai penopang ekonomi nasional, Kami sangat mengapresiasi langkah dan program Pj Bupati Kampar ini “Tutup Luhut Binsar Pandjaitan yang pada kesempatan tersebut juga menerima kunjungan dari Aan Sinanta dan Prof. Yohanes dan 3 ALumnas US.