Semangat Dua Remaja SMP Dari Pelosok Desa DiPurwakarta Hadapi OSN Dan FLS2N Tingkat Provinsi

Uncategorized1114 Views

Purwakarta, Transparansi Indonesia.co.id Prestasi menjadi suatu kebahagiaan, yang diperoleh dengan proses tak semudah membalikkan telapak tangan. Penuh perjuangan, perlu ketekunan, kedisplinan, fokus, terus berlatih, agar minimal apapun hasil yang diperoleh dapat memuaskan, lebih bersyukur lagi ketika mampu menjadi pemenang yang akan membuat harum nama keluarga, lembaga/dinas atau sekolah tempat menimba ilmu juga turut bengga.

Begitu kiranya saat ini yang dirasakan oleh SMP Negeri 1 Kiarapedes Purwakarta. Pasalnya, dua anak didiknya berhasil masuk sebagai pemenang dengan peringkat juara satu (1) Lomba Ilustrasi tingkat kabupaten dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2023, oleh Jihan Tsani Khairunnisa. Dan peringkat ke empat (4) tingkat kabupaten dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2023 bidang Matematika oleh Septian Eky Rhamadhan. Keduanya juga akan mewakili untuk tingkat selanjutnya yakni tingkat provinsi.

“Pastinya senang, bahagia, bangga, memiliki anak berprestasi, lha sekolah kami ini kan sekolah paling pinggir pelosok kabupaten Purwakarta yang berbatasan dengan kabupaten Subang. Bisa menjadi pemenang tingkat kabupaten serta akan lanjut ke tingkat provinsi, menurut kami ini sungguh diluar dugaan. meskipun untuk belajar, berlatih, kami terus lakukan dengan sungguh-sungguh”. ungkap Sugeng Widodo, kepala sekolah SMP Negeri 1 Kiarapedes, Selasa (6/6) disekolahnya.

Meski demikian, Sugeng dengan segenap para guru memiliki semangat untuk berprestasi dalam tingkat selanjutnya.

“Terus belajar, berlatih, berdo’a!, Jangan Jumawa!. Tetapi kalau bicara semangat, harapan, angan- angan termasuk usaha, kami keluarga besar SMP Negeri 1 Kiarapedes ingin sekali mengharumkan nama sekolah, Alhamdulillah saat ini tingkat kabupaten, semoga Kedepan bisa juara tingkat provinsi, Nasional dan seterusnya, Do’a nya ya…!”. Harap Sugeng.

Dalam Kegiatan Apel, Senin (5/6) di halaman kantor dinas pendidikan kabupaten, juga terlihat beberapa siswa- siswi tingkat SMP mengikuti jalannya Apel, yang kemudian satu persatu dipanggil maju oleh kepala dinas pendidikan

“Apel pagi hari senin kemarin, para siswa siswi yang berprestasi mendapat undangan dari dinas pendidikan, selesai Apel semua dipanggil sama pak kadisdik DR. H. Purwanto, untuk diberi motivasi, penyemangat dan apresiasi”, terangnya.

Sebagai remaja yang tinggal di desa, Eky maupun Jihan adalah anak yang kesetiap hariannya mengerjakan kegiatan membantu orang tuanya dirumah. Jihan anak seorang petani yang sudah ditinggal meninggal oleh Ibunya. Selain belajar pelajaran sekolah. Jihan juga harus memasak, membersihkan rumah, serta pekerjaan rumah tangga lainnya.

Sementara Eky juga tidak jauh berbeda, dengan setiap harinya harus membantu pekerjaan rumah bersama sang Ibu, sedangkan ayahnya bekerja merantau di Jakarta.

Menurut guru pembimbing, keduanya memang dikenal remaja yang rajin, disiplin, dan memiliki daya tangkap yang cukup lumayan, yang Alhamdulillah saat ini berhasil berprestasi di tingkat kabupaten dan akan berlanjut di tingkat provinsi.

(MDI)