JAKARTA, TI – Komisi VI DPR-RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke PT. Pupuk Kujang, pada Kamis 12 Maret 2026.
Tim komisi VI DPR-RI meninjau dan melihat langsung operasional perusahaan serta pula pada kesempatan tersebut membahas berbagai upaya-upaya pengembangan sektor industri pupuk nasional.
Hal tersebut dilaksanakan oleh Komisi VI DPR-RI dalam menjalankan fungsi pengawasan anggota DPR-RI.
Bertemu dengan pimpinan dan jajaran perusahaan PT. Pupuk Kujang, komisi VI DPR-RI membahas berbagai langkah-langkah dalam rangka penguatan industri pupuk.
Hal-hal yang dibicarakan oleh komisi VI DPR-RI bersama pimpinan dan jajaran PT. Pupuk Kujang diantaranya terkait peningkatan kapasitas produksi, efisiensi distribusi hingga pada inovasi guna memastikan ketersediaan pupuk bagi para petani.
Permasalahan yang sering didapati dilapangan seperti kelangkaan pupuk sehingga sangat susahnya petani untuk mendapatkan pupuk menjadi salah satu persolan yang harus segera diatasi.
Dalam Kunker spesifik komisi VI DPR-RI yang diikuti juga oleh salah satu anggota komisi VI yakni DR (HC). Christiany Eugenia Paruntu SE., S.Th., MA merupakan bagian dari salah satu tugas pengawasan DPR-RI terhadap BUMN yang menjadi mitra kerja komisi VI.
Fungsi pengawasan DPR-RI terhadap BUMN merupakan langkah strategis sekaligus menjadi forum dialog bersama antara anggota DPR-RI dengan pihak PT. Pupuk Kujang.
Christiany Eugenia Paruntu mengatakan bahwa tugas dan fungsi DPR-RI juga melakukan pengawasan terhadap kinerja BUMN untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani yang merupakan garda terdepan dalam ketersediaan bahan pangan nasional.
Selanjutnya Christiany Eugenia Paruntu (CEP) berharap dengan kunker tersebut akan tercipta sinergi yang semakin kuat untuk mendukung pengembangan industri pupuk nasional.
Didalamnya juga, memastikan produksi pupuk hingga distribusi pupuk tepat sasaran dan menyentuh langsung ke petani.
“Kunker ini juga adalah sebagai bagian dari tugas dan fungsi komisi VI DPR-RI dalam memastikan ketersediaan pupuk bagi petani sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan program ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan,” ujar CEP.
Selain itu pula, kesejahteraan masyarakat petani harus diperhatikan dengan mudahnya petani mendapatkan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam bercocok tanam salah satunya adalah pupuk. (Hen)*
