Polres Boltim Siaga Penuh Amankan Tabligh Akbar UAS, AMTI Apresiasi Ketegasan Kapolres 

“Tommy Turangan dukung total kinerja Kapolres Boltim dalam pengamanan tabligh akbar UAS”.

foto Kapolres bersama ketua lsm amti
foto Kapolres bersama ketua lsm amti

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, HUKRIM, BOLTIM,- Jajaran Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur memastikan kesiapan total dalam mengawal pelaksanaan Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad, yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan Gogaluman, Desa Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Minggu 24 Mei 2026.

Kegiatan keagamaan berskala besar yang digagas Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur tersebut diperkirakan akan dipadati ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara maupun daerah sekitar. Mengantisipasi membludaknya massa, aparat kepolisian menyiapkan pola pengamanan terpadu demi memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, serta bebas dari potensi gangguan keamanan.

Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.ST., S.H., M.Si., menegaskan bahwa institusinya telah melakukan berbagai langkah antisipatif, termasuk koordinasi lintas satuan bersama jajaran Polda Sulawesi Utara guna memperkuat sistem pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, kesiapan personel menjadi bagian penting dalam menjamin kenyamanan masyarakat yang akan menghadiri ceramah agama dari dai nasional tersebut. Aparat keamanan, kata dia, tidak hanya bertugas menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan suasana religius tetap berlangsung khidmat dan kondusif.

“Pengamanan telah dipersiapkan secara matang dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Boltim bersama Polda Sulut. Seluruh tahapan kegiatan akan berada dalam pengawasan aparat demi menjamin keamanan masyarakat,” ujar Kapolres, Rabu (20/5/2026).

Mantan personel Densus 88 Anti Teror Mabes Polri itu menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Ustadz Abdul Somad diprediksi sangat tinggi. Karena itu, pihak kepolisian melakukan pemetaan pengamanan di sejumlah titik strategis, termasuk area kedatangan tamu, lokasi parkir, akses keluar masuk jamaah, hingga jalur pengamanan utama menuju lokasi kegiatan.

Kapolres menekankan bahwa kehadiran Polri dalam agenda tersebut semata-mata untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti kegiatan keagamaan dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan,” katanya.

Selain fokus pada aspek pengamanan teknis, AKBP Golfried juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan serta memperkuat semangat toleransi yang selama ini menjadi identitas Sulawesi Utara.

Baca juga:  LSM-AMTI; BPK Lembaga Berwenang Mengaudit Kerugian Negara, Diluar Itu Abal-abal

Ia menilai keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persaudaraan.

“Sulawesi Utara berdiri kokoh dalam damai, dipersatukan budaya, diperkuat toleransi, dan dijaga semangat ‘Torang Samua Basudara’. Nilai itu harus terus dirawat bersama,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengingatkan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum menjadi kunci utama menciptakan suasana kondusif menjelang maupun selama pelaksanaan Tabligh Akbar berlangsung.

“Keamanan daerah tidak mungkin tercipta tanpa dukungan masyarakat. Dengan pendekatan humanis serta kolaborasi bersama seluruh elemen, Polri akan terus berada di garis terdepan menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, AKBP Golfried mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap pihak-pihak yang berupaya menyebarkan provokasi maupun narasi yang dapat merusak kerukunan sosial di tengah masyarakat.

“Dengan semangat Torang Samua Basudara, mari kita bersama menjaga Bolaang Mongondow Timur dan Sulawesi Utara tetap damai, harmonis, serta menjadi daerah yang penuh kesejukan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum LSM AMTI Pusat, Tommy Turangan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pengamanan yang dilakukan Kapolres Boltim beserta seluruh jajaran kepolisian dalam mengawal pelaksanaan Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad.

Tommy Turangan menilai kesiapan aparat keamanan menunjukkan komitmen serius Polri dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat yang akan menghadiri kegiatan keagamaan tersebut.

Menurutnya, langkah preventif yang dilakukan Kapolres Boltim merupakan bentuk tanggung jawab institusi kepolisian dalam menciptakan rasa aman di tengah tingginya antusiasme masyarakat terhadap kehadiran UAS di Bolaang Mongondow Timur.

Baca juga:  Ketimpangan Ruang Sidang "Urgensi Penguatan Public Defender Menghapus Angka Kriminalisasi di Indonesia

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan bersama seluruh personel yang telah bekerja keras mempersiapkan pengamanan Tabligh Akbar ini. Langkah tersebut mencerminkan keseriusan Polri dalam menjaga keamanan masyarakat,” tegas Tommy Turangan.

Dirinya juga menilai pendekatan humanis yang dikedepankan Polres Boltim menjadi contoh positif dalam menjaga hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.

Menurut Turangan, pengamanan kegiatan keagamaan bukan sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga menjadi bagian penting dalam merawat persatuan serta memperkuat nilai toleransi di Sulawesi Utara.

“Pengamanan kegiatan religius seperti ini sangat penting karena menyangkut kenyamanan umat dalam menjalankan aktivitas keagamaan. Kehadiran aparat yang profesional dan humanis tentu memberikan rasa tenang bagi masyarakat,” ujarnya.

Turangan bahkan turut mengajak masyarakat untuk mendukung langkah kepolisian dengan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung serta tidak mudah terpengaruh isu-isu provokatif yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.

Pihaknya menandaskan bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan harus menjadi prioritas utama seluruh masyarakat Sulawesi Utara, terlebih menjelang agenda besar yang diperkirakan menghadirkan ribuan jamaah tersebut.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga daerah ini tetap damai. Jangan memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah persatuan. Saya mengajak seluruh masyarakat mendukung aparat keamanan demi suksesnya pelaksanaan Tabligh Akbar bersama UAS di Boltim,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tommy menyebut profesionalisme aparat kepolisian dalam mengawal kegiatan masyarakat harus mendapat dukungan penuh dari semua pihak. Ia berharap pelaksanaan Tabligh Akbar tersebut dapat menjadi momentum mempererat ukhuwah, memperkuat nilai toleransi, sekaligus memperlihatkan wajah Sulawesi Utara sebagai daerah yang aman dan menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama.

“Kegiatan keagamaan sebesar ini harus menjadi simbol persatuan, bukan perpecahan. Saya percaya Polres Boltim mampu menjalankan tugas pengamanan secara maksimal sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kedamaian,” tutup Tommy Turangan.

 

(kontributor sulut, Wahyudi barik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *