Pengucapan Syukur Minahasa Selatan, Begini Pesan Legislator Novita Violetta Maramis

Minsel3 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Minggu 12 Juli 2026, Warga Kabupaten Minahasa Selatan akan merayakan pengucapan syukur (Thanksgiving Day), yang merupakan tradisi warga Minahasa yang terus dipelihara secara turun temurun sebagai wujud ungkapan kepada Yang Maha Besar Tuhan.

Pengucapan syukur adalah tindakan atau ekspresi terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, perlindungan, dan rezeki yang diterima oleh umat manusia.

Dalam konteks yang lebih luas, ini juga dapat merujuk pada perayaan atau ibadah khusus, seperti tradisi “Pengucapan Syukur” di Minahasa, Sulawesi Utara, untuk merayakan hasil panen dan mempererat tali persaudaraan.

Pengucapan syukur bukan sekadar formalitas, ini adalah wujud nyata dalam mengekspresikan iman dan mengakui campur tangan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan dari fraksi Partai Nasdem, Novita Violetta Maramis S.Ak yang merupakan putri Tompasobaru, juga ikut merayakan pengucapan syukur dirumah kediamannya di desa Tompasobaru Satu.

Menurut Novita Violetta Maramis (NVM), makna dari pengucapan syukur harus menjadi prioritas dari perayaan pengucapan syukur itu sendiri, dimana warga masyarakat mengekpresikan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas nafas kehidupan, penyertaan-Nya, berkat-Nya, dan anugerah-Nya dalam setiap perjalanan kehidupan manusia.

Baca juga:  Bersumber Dari Dana Pribadi, Jajaran Pemdes Temboan Perbaiki Akses Jalan Utama Desa

Dalam merayakan pengucapan syukur, wujud syukur yang terutama adalah ikut beribadah dirumah ibadah atau gereja sesuai dengan denominasi gereja yang dianut jemaat masing-masing.

Melalui momentum pengucapan syukur Minahasa Selatan, NVM mengajak warga Minahasa Selatan untuk terus mempererat tali persaudaraan, memperkuat semangat gotong royong, dan berbagi kasih dengan sesama tanpa memandang perbedaan.

Pengucapan syukur merupakan wujud syukur umat manusia sebagai ciptaan-Nya dengan anugerah nafas kehidupan yang diterima, kesehatan, serta berkat dan damai sejahtera yang terus melingkupi kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan, maka marilah kita mengimplementasikan wujud syukur kita dengan beribadah kepada Tuhan dirumah gereja. Pengucapan syukur ini juga menjadi momentum bagi kita untuk terus meningkatkan tali persaudaraan, memperkokoh semangat persatuan dan semangat gotong royong,” ujar NVM.

Momentum pengucapan syukur, dijelaskan oleh Novita Violetta Maramis bukanlah tentang siapa yang siap dan menyediakan makanan dan minuman paling banyak, akan tetapi bagaimana manusia merespon kasih dan berkat Tuhan dengan selalu mengamini bahwa apa yang kita terima hingga saat ini, semua karena anugerah Tuhan.

Baca juga:  Seleksi Mahasiswa Kedokteran Unima Dipersoalkan, Peserta Minta Audit Menyeluruh

Selanjutnya, ia pun mengajak warga Minahasa Selatan terlebih warga Tompasobaru, Maesaan, Modoinding, tiga kecamatan yang merupakan daerah pemilihannya untuk merayakan pengucapan syukur dengan penuh kesederhanaan tidak dengan pesta pora dan pesta miras, tanpa meninggalkan makna dari pengucapan syukur itu sendiri.

Legislator Srikandi Tompasobaru tersebut juga berpesan agar warga masyarakat dalam merayakan pengucapan syukur, dapat menciptakan dan menjaga situasi Kamtibmas diwilayah masing-masing agar tetap kondusif dan terjaga.

Dan pula, warga Minahasa Selatan dapat mematuhi himbauan dari pemerintah kabupaten Minahasa Selatan dan juga himbauan dari Kapolres Minahasa Selatan tentang perayaan pengucapan syukur.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan selamat merayakan pengucapan syukur bagi warga Minahasa Selatan, kiranya Minahasa Selatan terus diberkati, menuju Minahasa Selatan yang maju, sejahtera dan berkelanjutan,” ucap istri tercinta dari Jackson Iqbal DeHesselle. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *