KAMPAR,transparansiindonesia.co.id – Polres Kampar memiliki nakhoda baru di Satuan Reserse Narkoba. Pejabat baru tersebut disebut sebut Iptu Rifles menggantikan AKP Markus Timbul Sinaga melalui upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan pada awal Juli 2026.
Kini, setelah hampir 2 bulan menjabat, publik menanti gebrakan nyata dalam pemberantasan narkoba khususnya sabu-sabu di bumi Serambi Mekkah.
Ketua Umum LSM Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI)Tommy Turangan, SH mendorong keterbukaan informasi kinerja Satresnarkoba kepada masyarakat.
Kata Tommy Turangan, SH masyarakat berhak tahu sejauh mana kerja Polres Kampar dalam memberantas peredaran narkoba.
“Kami apresiasi sertijab sudah berjalan. Pertanyaan publik sekarang sederhana: Selama 2 bulan kepemimpinan kasat yang baru, berapa banyak kasus sabu yang sudah diungkap? Berapa gram barang bukti dan berapa jaringannya yang sudah diputus?” ujar Tommy.
AMTI mencatat beberapa poin penting yang perlu dijelaskan kepada masyarakat Kampar. Ia mempertanyakan data Pengungkapan jumlah kasus sabu yang diungkap pada Juli – September 2026 oleh kasat narkoba baru.
Selain itu barang bukti total berapa gram sabu yang berhasil disita selama 2 bulan ini. Ketiga LSM juga mempertanyakan wilayah mana di Kampar yang paling tinggi peredarannya. Bagaimana strategi memutus mata rantai sabu dari Pekanbaru ke Kampar. Kemudian program apa yang dilakukan bersama sekolah dan BNNK untuk menyelamatkan anak muda Kampar.
“Jangan hanya menangkap kurir. Target kita adalah bandar besar. Karena 1 gram sabu yang beredar bisa merusak 1 keluarga di Kampar,” tegas Tommy.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan sebelumnya berkomitmen memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Kini publik menunggu realisasi komitmen itu di bawah komando Kasat Narkoba yang baru.
AMTI menyatakan siap mendukung dan mengawal kinerja Polri. Namun kontrol sosial tetap jalan agar tidak ada “main mata” dengan pengedar.
“Berantas tuntas. Lindungi anak-anak Kampar dari bahaya narkoba,” tutup Tommy.
(Red***)
