Minsel, transparansiindonesia.co.id – Program revitalisasi satuan pendidikan diluncurkan pemerintah melalui kementerian pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di Indonesia.
Salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi adalah sekolah dasar (SD) GMIM Wulurmaatus, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan.
Tentunya mendapatkan bantuan revitalisasi satuan pendidikan, SD GMIM Wulurmaatus merasa bangga dan bersyukur mendapatkan bantuan untuk perbaikan dan pembenahan gedung sekolah termasuk juga penataan lingkungan sekolah.
Sebagaimana yang tertuang dalam perjanjian kerja sama (PKS) dengan nomor: 3211.3/C3.3/BP2.01/01/40102284/VIII/PKS/2026 tanggal 14 Agustus 2026, jumlah anggaran revitalisasi untuk SD GMIM Wulurmaatus sebesar Rp. 896.643.310.
Pelaksanaan pengerjaan revitalisasi satuan pendidikan SD GMIM Wulurmaatus, anggarannya bersumber dari dana APBN tahun 2026 dan dilaksanakan secara swakelola.
Perbaikan dan pembenahan pengerjaan proyek tersebut berasal dari program revitalisasi satuan pendidikan Direktorat Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jendral PAUD DASMEN Kemendik-dasmen Republik Indonesia tahun 2026.
Kepala SD GMIM Wulurmaatus, Deisy Komaling S.Pd menyampaikan sangat bersyukur dan mengapresiasi program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang memperhatikan kebutuhan sarana dan prasarana disetiap sekolah, termasuk di SD GMIM Wulurmaatus.
Dijelaskannya, revitalisasi satuan pendidikan di SD GMIM Wulurmaatus ada beberapa item kegiatan perbaikan dan pembangunan yang sementara dan akan dikerjakan.
Yakni, pekerjaan rehabilitasi sebanyak 6 ruangan kelas, pekerjaan ruangan administrasi, pekerjaan rehabilitasi ruangan perpustakaan, pekerjaan rehab sanitasi dan toilet, serta pekerjaan penataan lingkungan sekolah.
Dalam proses revitalisasi rehab ruang kelas dilaksanakan perbaikan atap gedung, pemasangan plafon, perbaikan lantai (tehelnisasi), hingga pada pengecatan dinding gedung.
“Tentunya kita sangat bangga dan bersyukur dimana SD GMIM Wulurmaatus boleh menjadi salah satu penerima manfaat program revitalisasi dari kementerian pendidikan yang anggarannya bersumber dari APBN,” ujarnya.
Ia pun mengatakan bahwa dengan adanya program revitalisasi rehabilitasi ruang kelas dan penataan lingkungan sekolah termasuk perbaikan sarana dan prasarana, akan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar disekolah guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di SD GMIM Wulurmaatus.
Nantinya setelah pelaksanaan revitalisasi telah selesai dan seluruh pengerjaan telah rampung dikerjakan, ia berharap aset sekolah yang telah dibangun melalui anggaran negara tersebut dapat terus dijaga dan dipelihara oleh para siswa, tenaga pendidik, orang tua siswa, dan warga masyarakat pada umumnya.
“Kita berharap dengan tersedianya sarana dan prasarana yang lebih baik di SD GMIM Wulurmaatus, dapat menjadi motivasi bagi para peserta didik untuk lebih giat belajar termasuk dalam pengembangan minat dan bakat, dan kiranya SD GMIM Wulurmaatus dapat melahirkan manusia-manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing,” ucapnya.
Selanjutnya, kepala sekolah Deisy Komaling menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui kementerian pendidikan yang telah memperhatikan sekolah yang dipimpinnya tersebut sehingga boleh mendapatkan bantuan revitalisasi satuan pendidikan.
Begitupun ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, baik itu pemerintah provinsi melalui kementerian pendidikan, serta pemerintah kabupaten Minahasa Selatan, dinas pendidikan dan kebudayaan Minsel, Kepala Dinas Arthur Tumipa yang telah berperan dan mendukung serta mensupport pihak sekolah sehingga bisa menjadi salah satu penerima manfaat revitalisasi satuan pendidikan ditahun 2026.
Ia pun menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pihak yayasan yang terus memberikan dorongan dan support untuk peningkatan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. (Hen)*
