Kepala BPP Maesaan Apresiasi Respon Cepat Poktan Dalam Penginputan e-RDKK Pupuk Subsidi

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Maesaan melakukan verifikasi dan validasi (Verval) kelompok tani yang ada diwilayah Kecamatan Maesaan.

Verifikasi dan validasi dilakukan dalam rangka untuk penginputan e-RDKK kelompok tani dalam rangka memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi bagi para anggota kelompok tani (Poktan).

Kepala BPP Kecamatan Maesaan, Renly Liow S.P menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya telah mensosialisasikan dan menyampaikan disetiap desa diwilayah Kecamatan Maesaan tentang waktu verval dan penginputan e-RDKK bagi para kelompok tani.

“BPP Maesaan dalam rangka penginputan e-RDKK pupuk bersubsidi telah terlebih dahulu melakukan pemutakhiran data melalui verifikasi dan validasi kelompok tani di 12 desa yang ada di Kecamatan Maesaan,” jelas Kepala BPP Renly Liow.

Lanjutnya mengatakan bahwa batas waktu untuk penginputan e-RDKK pupuk bersubsidi hanya sampai pada tanggal 28 Oktober 2026, maka dari itu bagi petani dan kelompok tani yang belum melakukan penginputan untuk segera menghubungi penyuluh pertanian atau datang langsung di kantor BPP Maesaan.

Hingga pada Selasa, (27/10) BPP Kecamatan Maesaan telah berhasil menginput e-RDKK sekitar 2.300 petani, untuk kebutuhan pupuk tahun depan.

Perlu diketahui oleh pengurus dan anggota kelompok tani bahwa hal-hal yang diperlukan dalam proses verval Poktan yakni fotocopy berita acara pembentukan Poktan, fotocopy berita acara pemilihan pengurus Poktan, pengukuhan Poktan, dan fotocopy KTP/Kartu Keluarga bagi anggota.

Baca juga:  Dugaan Niaga Solar di Bitung Disorot, AMTI Desak Aparat Buka Terang Alur Distribusi BBM

Dalam kelengkapan berkas-berkas tersebut, ditegaskan Renly Liow adalah yang menjadi sangat penting adalah data KTP dan KK harus sinkron dengan data di Dinas Dukcapil.

Dalam setiap sosialisasi dan publikasi yang dilakukan oleh BPP Kecamatan Maesaan, adalah terkait komoditi strategis yang hanya dapat difasilitasi oleh pupuk subsidi.

Dimana hanya ada 10 komoditi strategis dan prioritas yang dapat difasilitasi oleh pupuk subsidi.

10 komoditi tersebut yakni: Padi, Jagung, Kedele, Ubi Kayu, (tanaman pangan), dan Cabe, Bawang Merah, Bawang Putih, (Holtikultura), serta Kopi, Tebu, dan Kakao (Tanaman Perkebunan).

Dalam proses verval yang selanjutnya penginputan e-RDKK, untuk kuota pupuk bagi setiap petani tergantung dari luas garapan, namun maksimalnya hanya sampai 2 hektar.

“Dan juga tergantung dari berapa musim tanam dari petani,” kata Renly Liow.

Ia mengingatkan bagi para petani yang masih ada kuota sisa pupuk subsidi dimusim tanam 2 (dua) di kios dan masih butuh pupuk, agar membuat permohonan pergeseran musim tanam.

Baca juga:  Nama Ci.Dede Tjin Masih Terungkap, Dugaan PETI Ratatotok Masih Berlangsung 

Bagi para warga masyarakat petani, satu hal yang harus diperhatikan yakni terkait harga pupuk subsidi ditingkat kios.

“Jadi untuk harga pupuk subsidi, perlu diketahui para petani yakni HET untuk pupuk urea harganya Rp. 90.000/zak dan untuk pupuk Phonska harganya Rp. 92.000/zak, dan apabila ada kios yang menjual diatas harga eceran tertinggi (HET), silahkan lapor ke APH,” ujar Renly Liow.

Untuk petani yang akan menebus pupuk subsidi di kios, sebaiknya agar petani lebih dahulu mengetahui berapa kuota pupuknya, serta harus melihat langsung jumlah yang diinput oleh kios.

Bagi para kios-kios penyalur pupuk subsidi di kecamatan Maesaan, Renly Liow mengharapkan agar dapat melakukan penyaluran sesuai dengan juknis yang berlaku.

Dalam wawancara dengan awak media ini pada Selasa, (26/10) diruang kerjanya Kantor BPP Kecamatan Maesaan, Renly Liow menyampaikan apresiasi dan terima kasih bagi para petani dan kelompok tani yang telah merespon permintaan untuk melakukan verval Poktan guna penginputan e-RDKK pupuk subsidi bagi para petani.

“Mari bersama kita kawal program ketahanan pangan menuju kedaulatan pangan, dan kemandirian pangan,” ucap Renly Liow. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *