Hendak Membersihkan Sumur, Jemmy Sondakh Tewas oleh Kepulan Asap di Dalam Sumur

Minsel695 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Bagi warga masyarakat, hendaklah berhati-hati ketika akan membersihkan sumur air, karena bila faktor keamanan tak diperhatikan dengan baik, akan sangat berakibat fatal hingga merenggut nyawa.

Seperti yang terjadi di Desa Kinaweruan, Kecamatan Maesaan, pada Rabu Siang (05/06/2019), lelaki bernama Jemmy Sondakh (JS) 51 tahun, warga Desa Kinaweruan, dimana ketika hendak membersihkan Sumur (Limas), namun nasib malang menimpa dirinya.

Kapolsek Tompasobaru, Iptu Robby Tangkere, ketika dikonfirmasi melalui Wakapolsek Ipda Rani Rorong SE mengatakan mengenai kronologi kejadian terjadi pada Rabu, 05 Juni 2019, dimana Ketika Korban hendak membersihkan Sumur Air Milik keluarga mereka, saat itu korban sudah berada dalam sumur, dan hendak menghidupkan mesin pompa air (Alkon).

Baca juga:  Realisasikan Program Prioritas Penggunaan Dana Desa, Pemdes Tompasobaru Satu Salurkan BLT


Namun saat mesin Alkon tersebut berhasil dihidupkan, asap yang keluar dari Mesin Alkon tersebut, langsung memenuhi isi sumur, sehingga membuat korban kesulitan bernapas, dan ketika hendak diangkat dari dalam sumur, korban mengalami pusing dan langsung terjatuh kembali ke dasar sumur.

“Saat itu korban hendak berteriak meminta tolong kepada warga yang ada diatas sumur, untuk segera mengangkat Alkon yang terletak di dalam sumur, dan setelah alat Alkon tersebut diangkat barulah korban diangkat dari sumur, namun korban mengalami pusing yang kemungkinan diakibatkan oleh kepulan asap sehingga korban kembali terjatuh ke dalam sumur,” kata Wakapolsek Ipda Rani Rorong SE.

Baca juga:  Reses Di Pinaesaan, NVM Dengarkan Aspirasi Terkait Kondisi Jalan Pasar

Kronologi kejadian tersebut terungkap setelah pihak kepolisian, mendatangi TKP dan melakukan olah TKP serta mengambil keterangam dari para saksi, yang saat kejadian berada dilokasi tersebut, seperti saksi Jenny Timbuleng (Istri Korban), serta Jondry Kowaas dan Devi Kontabunan.

Proses evakuasi korban langsung dilakukan oleh Pihak Kepolisian yang dipimpin oleh Wakapolsek bersama anggota Polsek, dan jajaran Pemerintah dan Masyarakat Desa Kinaweruan.

(Hengly)*