Minsel, transparansiindonesia.co.id – Pemerintah dan masyarakat desa Karowa, Kecamatan Tompasobaru melaksanakan giat kerja bakti pada Senin, 7 Juli 2025.
Giat kerja bakti bersih-bersih lingkungan dipimpin langsung oleh penjabat HukumTua Noldi Lomban SE bersama dengan jajaran pemerintahan desa Karowa.
Kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan tersebut menunjukkan kekompakan dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat desa dalam mewujudkan kemajuan pembangunan dan juga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat ditengah-tengah masyarakat.
Penjabat HukumTua Noldi Lomban mengatakan bahwa komitmen pemerintah desa melaksanakan berbagai program kegiatan pembangunan dan tentunya harus melibatkan masyarakat.
Dengan keterlibatan masyarakat yang berperan aktif bersama pemerintah desa melaksanakan kerja bakti tersebut, juga menunjukkan dukungan dan support penuh kepada pemerintah desa dalam melaksanakan roda pemerintahan desa.
Dalam giat tersebut, terlihat antusias warga masyarakat ikut andil dan berperan aktif melaksanakan kerja bakti.
Kerja bakti, dimulai dari akses jalan masuk desa Lindangan dari arah desa Torout, dengan membersihkan bahu jalan hingga ke dalam desa.
Selanjutnya, giat kerja bakti juga dilaksanakan untuk perbaikan instalasi air bersih, dimulai dari bak penampungan dan memperbaiki pipa-pipa agar air bersih dapat dengan lancar menuju ke desa dan dipergunakan masyarakat.
“Giat kerja bakti, menunjukkan kekompakan antara pemerintah dan masyarakat, apalagi dalam rangka menyambut hari pengucapan syukur yang tentunya kebersihan dan keindahan lingkungan juga harus diperhatikan,” kata Noldi Lomban.
“Begitupun dengan air bersih yang tentunya akan menjadi kebutuhan masyarakat dalam merayakan pengucapan syukur, maka harus menjadi perhatian serius pemerintah, sehingga dilaksanakan kerja bakti bersih-bersih instalasi jaringan air bersih,” tambah Noldi Lomban.
Selanjutnya, pejabat HukumTua Noldi Lomban menyampaikan apresiasinya dan terimakasih kepada warga masyarakat desa Karowa yang telah ambil bagian berperan aktif dalam kegiatan kerja bakti tersebut.
Dalam pelaksanaan pengucapan syukur, Noldi Lomban mengimbau masyarakat agar dapat merayakan pengucapan syukur dengan sederhana dan dapat memaknai apa yang menjadi makna dari pengucapan syukur itu sendiri.
Tidak merayakan dengan pesta pora, pesta miras hingga mabuk-mabukan, dan kiranya agar warga masyarakat dapat menjadi pelopor terciptanya stabilitas Kamtibmas yang aman dilingkungan masing-masing.
“Marilah kita kita menjadi tuan dan nyonya rumah yang baik dalam merayakan pengucapan syukur, jaga stabilitas Kamtibmas, dan menghimbau agar tidak memarkir kendaraan di bahu-bahu jalan agar tidak terjadi kemacetan, marilah rayakan pengucapan syukur dengan kesederhanaan,” ajak Penjabat HukumTua Noldi Lomban. (Hen)*
