Warga Pertanyakan Nasib Dana Desa Baturijal Hulu 2021-2024 “Ke Mana Uangnya

Pelalawan9 Views

Indragiri Hulu – TI Desa Baturijal Hulu Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, kini jadi sorotan. Pasalnya, desa tersebut dikabarkan terjadi penyelewengan dana desa semenjak kepimpinan Junaidi.

 

Sebut saja anggaran APBdes Baturijal di tahun 2021 selanjutnya 2024.

Anggaran tersebut seharusnya di salurkan kini justru diduga tidak terealisasi sesuai mekanismenya.

 

Menurut informasi yang dihimpun media, sejumlah program pembangunan fisik Desa dimana tidak terlihat hasilnya. Ditambah lagi anggaran ketahanan pangan diduga banyak yang fiktif. Padahal setiap tahun desa menerima kucuran Dana Desa dari APBN yang sangat fantastis.

Baca juga:  WAKIL PELALAWAN JADI JUARA DUTA PARIWISATA RIAU 2026, PEMKAB PELALAWAN TAK BERIKAN APRESIASI NYATA

 

“Kami bingung. Dari 20201 sampai 2024 itu dana desa cair terus. Namun pembangunan tidak terlihat bahkan jalan tetap masih rusak, Kemana uangnya,”ujar salah seorang warga Baturijal yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Kamis (09/07/2026).

 

Warga menambahkan selain itu ia menyebut Kegiatan ketahanan pangan desa diduga kerab tidak disalurkan kepada warga semenjak kepimpinan Junaidi, katanya.

 

Untuk itu, mewakili masyarakat Baturijal Hulu ia mendsesak agar Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si, melalui Inspektorat Indragiri Hulu agar kembali melakukan audit menyeluruh secara detail desa Baturijal Hulu. Sebab kami menduga semenjak tahun 2021 hingga 2024 diduga kuat banyak kejanggalan anggaran sehingga merugikan dan hanya menguntungkan segelintir pihak tertentu.

Baca juga:  Dalam Acara Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba " Wahyu Trinanda Puteri "Resmi dilantik Bupati Pelalawan Sebagai Duta Anti Norkaba Pelalawan

 

Sedangkan konfiimasi bersama Kepala Desa Baturijal Hulu Junaidi, ia menyebut disetiap kegiatan desa selalu di monitor oleh pihak kecamatan sembari mengucapkan minta maaf.

 

“Maaf bos baru pulang dri kebun,

Kita mana berani kegiatan fisik nya fiktif bos setiap kegiatan itu dimonitoring langsung oleh tim fasilitasi kecamatan”kata Junaidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *