Dikonfirmasi Terkait Pelayanan Puskesmas Muara Uwai dan Desakan Mundur, Kadis Kesehatan Kampar Ternyata Anti Kritik

KAMPAR, RIAU166 Views

 

Bangkinang, TI. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Zulhendra Dahsyat, ternyata antikritik setelah dimintai konfirmasi resmi wartawan.

Konfirmasi tersebut berkaitan dengan keluhan masyarakat terhadap pelayanan di Puskesmas Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang, serta adanya desakan masyarakat yang meminta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mundur dari jabatannya, Sabtu (10/10/26).

Media Transparansi Indonesia telah melayangkan surat konfirmasi resmi terkait persoalan tersebut. Dalam surat tersebut, terdapat tiga poin konfirmasi yang dimintakan terkait
penjelasan teknis terkait sistem pelayanan dan rujukan di Puskesmas Muara Uwai, dimana warga yang seharusnya mendapatkan pelayanan dan surat rujukan di Puskesmas tersebut, justru harus dirujuk ke Puskesmas Laboy Jaya.

Baca juga:  Copot PPK Nya! AMTI Tuding Ada Konflik Kepentingan di Proyek PN Bangkinang

Lalu kedua, langkah evaluasi dan perbaikan yang akan dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar terhadap Puskesmas Muara Uwai.

Kemudian, tanggapan terkait desakan sebagian masyarakat yang meminta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mundur dari jabatan.

Setelah surat konfirmasi tersebut dikirimkan melalui WhatsApp, nomor wartawan tidak lagi dapat dihubungi. Pesan hanya centang satu dan panggilan telepon tidak tersambung, sehingga diduga telah diblokir.

Tindakan tersebut sangat disayangkan. Sebagai pejabat publik, Zulhedra sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar seharusnya terbuka terhadap kritik dan memberikan klarifikasi kepada publik, terutama terkait pelayanan kesehatan yang menjadi tanggung jawabnya.

Baca juga:  Proyek Revitalisasi SDN 018 Kuok Rp860 Juta Disorot, Istri Kepala Sekolah Diduga Ikut Kendalikan Pekerjaan

Konfirmasi kepada pejabat publik merupakan bagian dari pelaksanaan tugas jurnalistik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, untuk memenuhi prinsip keberimbangan dan keakuratan informasi.

Atas sikap tertutup tersebut, Bupati Kampar diminta untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar agar lebih transparan dan responsif terhadap keluhan masyarakat serta awak media.

Media Transparansi Indonesia konsisten menunggu jawaban resmi dan ruang hak jawab tetap terbuka. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *